Ganto.co - Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Lokakarya dalam rangka pelaksanaan Praktik Lapangan Kependidikan (PLK)/ Asistensi Mengajar Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)/ Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa UNP semester Juli-Desember 2022.
Kegiatan ini merupakan koordinasi antara Pusat PPL UNP dengan Sekolah Mitra PLK Semester Juli-Desember 2022 yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, Jumat (8/7).
Ketua LP3M UNP, Prof. Dr. Jamaris, M.Pd., dalam sambutannya mengatakan ada beberapa temuan berdasarkan pantauan ke lapangan, salah satunya adalah jumlah mahasiswa yang menumpuk di satu sekolah.
"Penumpukan mahasiswa ini akan menyulitkan pembimbing dan guru pamong untuk mendampingi mahasiswa. Selain itu, juga akan berdampak terhadap sekolah berupa ruangan penempatan yang ada di sekolah," tuturnya.
Jamaris menambahkan bahwa sebagian mahasiswa masih belum mendapatkan bimbingan secara optimal.
"Kita berharap bahwa mahasiswa mendapatkan pelayanan dan bimhingan lebih optimal baik itu dalam bentuk teaching ataupun non teaching," paparnya.
Kepala Pusat PPL, Dr. Sukardi, MT., menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan PLK ini menjadikan mahasiswa sebagai calon guru yang profesional.
"Guru harus mempunyai jiwa kompeten dan profesional. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa yang sudah melaksanakan PLK juga akan membantu kekurangan guru yang ada di kabupaten atau provinsi," ujarnya.
Pada pertemuan ini juga didapaparkan bagaimana penggunaan aplikasi sippl.unp oleh tim IT PPL UNP oleh Agus Dwi Santoso, M.Kom.
Pelaksanaan PLK ini diikuti lebih kurang 4000 mahasiswa UNP, hanya saja ada beberapa mahasiswa yang belum terdaftar, akan tetapi dalam waktu dekat semua mahasiswa bisa terdaftar. Adapun jumlah mahasiswa untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) dengan ketentuan maksimal 3 orang per mata pelajaran dan maksimal 30 orang persekolah. Ketentuan ini berbeda dengan tingkat Taman Kanak-kanak (TK) yang dan Sekolah Dasar (SD).
Komentar (0)