Ganto.co - Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan sosialisasi kegiatan perkuliahan Juli-Desember 2022 untuk Angkatan 2020, melalui platform Zoom Meeting, Sabtu (2/7).
Acara ini dipandu langsung oleh Ketua Prodi, yakni Dr. Afnita, M.Pd. dan Vivi Indriyani yang merupakan dosen baru di prodi ini.
Dalam kegiatan ini, Afnita menyampaikan bahwa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memenangkan hibah program kampus mengajar dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Keuntungan yang diperoleh antara lain, prodi mendapatkan dana kurang lebih satu Miliar yang setengahnya akan dialokasi untuk membangun labor bahasa dan setengahnya lagi untuk kepentingan kegiatan mahasiswa dan dosen.
"Alhamdulillah, dengan memenangkan program hibah ini kita mendapatkan dana kurang lebih satu Miliar yang nantinya kita akan membangun labor bahasa dan kita gunakan juga untuk kegiatan mahasiswa dan dosen", ujarnya.
Pada kesempatan ini, Afnita menyampaikan ada tiga Program Kompetensi Kampus Mengajar (PKKM), yakni pojok kreasi mahasiswa bertalenta, asistensi mengajar, dan magang bersertifikat.
"Dalam kegiatan PKKM ini akan dilaksanakan 3 program. Pertama, pojok kreasi mahasiswa. Program ini ditujukan untuk mahasiswa yang berprestasi dan mau berprestasi. Kegiatan ini mencakup bahasa dan kesastraan, misalnya mahasiswa yang berprestasi atau ingin belajar di bidang menulis cerpen, puisi, baca cerpen, baca puisi, karya ilmiah, dan banyak lagi. Nantinya program ini akan dibimbing oleh dosen. Kedua, asistensi mengajar. Program ini dilaksanakan secara daring dan luring. Daring bagi asistensi mengajar di Australia, kegiatan ini dikhususkan untuk mahasiswa kelas internasional yang nantinya akan dikirimkan 10 orang perwakilan dan akan diseleksi oleh pihak filta. Asistensi mengajar secara luring dikhususkan dalam provinsi sumbar yang melingkupi 6 kabupaten, antara lain Padang, Pesisir Selatan, Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Kota Pariaman dengan delegasi 20 orang masing-masing kabupaten", jelasnya.
Disisi lain, Vivi Indriyani memaparkan penjelasan mengenai program ke-tiga dari PKKM ini.
"Program terakhir dari PKKM ini adalah magang bersertifikat. Program ini dilaksanakan dari Agustus hingga November dan terlebih dahulu akan diadakan psikotes dan workshop di bulan Juli bagi mahasiswa yang berminat. Mahasiswa bebas memilih tempat magangnya dan jika tidak menemukan tempat magang, maka akan dicarikan oleh prodi. Kegiatan ini juga kaan dimonitoring oleh dosen pembimbing", jelasnya
Komentar (0)