Ganto.co - Program Bilingual, Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta mengadakan Kelas Intensif dengan tema "Preparing for LoA Unconditional" untuk Persiapan Beasiswa Studi Lanjut Luar Negeri, Selasa (28/6).
Pemateri dalam acara ini adalah Dedi Supendra, S.Pd., M.A., selakuDosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) dan Wildi Adila sebagai pembawa acara,forum ini berlangsung selama lebih kurang 90 menit.
LoA adalah pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh sebuah Universitas (kebanyakan di luar negeri) atau singkatnya surat pertanda kita diterima di suatu kampus luar negeri.
Dedi Supendra memberikan arahan dan motivasi bahwa semakin banyak kita mendapatkan informasi, serta sering mendengarkan cerita-cerita dari orang yang telah berpengalaman atau melihat YouTube misalnya, masuk kampus luar negeri tidaklah sulit seperti dibayangkan.
"Semakin banyak kita mendapatkan informasi, serta cerita-cerita dari orang-orang, masuk kampus luar negeri itu tidak susah yang dibayangkan. Jika kita pengen, kita pasti mencari cara mendapatkannya," ujarDedi.
Dedi Supendra menjelaskan bahwa LoA mempunyai 2 jenis yaitu LoA Conditional dan LoA Unconditional.
"Ada 2 jenis LoA yaitu LoA Conditional dan LoA Unconditional, LoA Conditional adalah dinyatakan diterima tapi ada syarat yang belum lengkap misalnya skor kemampuan bahasa Inggris belum ada atau belum mencukupi. Dan LoA Unconditional adalah diterima dan telah melengkapi seluruh persyaratan," Ungkap Dedi.
Selanjutnya, Dedi Supendra mengatakan bahwaketika mengurus LoAperlu kesabaran dan ketelitian.
"Dalam mengurus LoA kita membutuhkan kesabaran, sabar mengecek kampus yang sesuai dengan bidang serta melihat mata kuliah, selanjutnyaketelitian, teliti dalam mengecek persyaratan yang dibutuhkan, jangan sampai ada yang tertinggal atau persyaratanyang belum terpenuhi,misalnya diharuskan ke kampus tersebut dimana membutuhkan effort yang besar," ujar Dedi.
Selanjutnya, Dedi Supendra menjelaskan Pertimbangan mengurus LoA, baik dari registrasi, seleksi, submission, hingga bahasa yang diperlukan, apakah bahasa Inggris (IELTS/ TOEFL) atau menggunakan bahasa negara tersebut seperti Jepang atau Arab.
Dedi Supendrajugamenjelaskan persyaratan-persyaratan dalam mengurus LoA.
"Syarat yang diperlukan dalam mengurus LoA yaitu Ijazah, transkrip ijazah yang sudah diterjemahkan oleh bagian terpercaya, lalumotivation letter, motivasimengapa kita mengambil studi master, selanjutnya CV, biasanya menggunakan format Europass, lalu rekomendasi dari dosen jika kita baru menyelesaikan S1 atau pejabat jika kita sudah bekerja, kemudian sertifikat bahasa yang masih berlaku, usahakan sertifikat bahasa itu ketika sudah keluar, digunakan secepat mungkin, dan terakhir passport yaitu tanda pengenal internasional.
Komentar (0)