Ganto.co - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang Kota Lubuklinggau, mengadakan serangkaian kegiatan lokakarya (workshop) untuk guru-guru sekota Lubuklinggau, 17Mei hingga 19 Mei 2022. Kegiatan ini diadakan di Aula Sehase Prima, SMAN 4 Lubuklinggau di Jalan Sehase, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.
Pembukaan acara berlangsung pada Selasa, 17 Mei 2022 oleh Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Dra. Herlina Yulita, serta dihadiri oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Lubuklinggau, Erwin Susanto, S.Pd., M.Pd. Workshop diikuti oleh 75 perwakilan dari seluruh SMA negeri dan beberapa SMA swasta sekota Lubuklinggau.
Dalam sambutannya, Herlina mengatakan menyambut implementasi Kurikulum Merdeka di semester Juli-Desember 2022, maka para guru SMA sangat diharapkan mempersiapkan diri dan meningkatkan kompetensi. Untuk itu, diharapkan peserta serius dan dapat menyerap ilmu dan pengalaman dari kegiatan workshop.
Dr (Cand). Mohammad Isa Gautama, S.Pd., M.Si., selaku dosen departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP tampil pada hari pertama sebagai narasumber dengan topik "Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Pengembangan Keterampilan Komunikasi Efektif".
Dimulai dari pukul 9 pagi hingga menjelang Ashar, aktivitas workshop berjalan lancar dan hangat. Peserta antusias menyampaikan beberapa persoalan dan dinamika yang terjadi di ruang kelas saat menyampaikan pesan materi pembelajaran. Sementara dalam presentasinya, Isa Gautama menekankan pentingnya pembentukan persepsi yang positif sebelum memulai proses pembelajaran.
"Karena persepsi merupakan inti komunikasi," ujar Isa.
Sementara itu, materi hari kedua Workshop bertemakan dua judul. Judul pertama "Pengenalan Program Sekolah Penggerak dan implementasi kurikulum merdeka". Materi ini disampaikan oleh Widyaprada dari Balai Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumatra Selatan, Drs. Basuki Irsyadi, M.Pd. Berikutnya, tema tentang "Kebijakan Pemerintah Terbaru tentang Sertifikasi Guru" disampaikan oleh orang yang sama.
Di hari terakhir, Kamis, (19/5), diisi dengan pengerjaan tugas mandiri aplikasi merdeka mengajar secara luring. Kegiatan ini dipandu oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum masing-masing sekolah, dan pengoperasian aplikasi boring Kurikulum Merdeka dilaksanakan melalui akun belajar id masing-masing guru.
Koordinator kegiatan, Mardi Juansyah, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan Bendahara SMAN 4 Lubuklinggau di sela-sela acara melontarkan kesan positifnya, "Lokakarya ini sangat bermanfaat bagi kami para guru. Seluruh materi amat sesuai dengan kebutuhan guru dalam beradaptasi menyambut implementasi kurikulum merdeka. Materi bisa diterima. SMAN 4 sebagai sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah yang memfasilitasi guru penggerak merasa berkewajiban mengadakan kegiatan ini sebagai pengenalan awal untuk implementasi Kurikulum Merdeka yang akan dimulai gradual sejak semester Juli-Desember 2022 untuk Kelas X.
Komentar (0)