Ganto.co - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang mengadakan webinar dengan tema "Dampak Perubahan Iklim terhadap Bencana Alam di Sumatra Barat" melalui platform Zoom Meeting dan siaran langsung Youtube, Rabu (13/4).
Webinar ini menghadirkan Syahrul Fitra Juru Kampanye Hutan GreenPeace Indonesia sebagai pemateri. Dalam pemaparan materinya, Syahrul membahas mengenai "Krisis Iklim: Kita Butuh Aksi Sekarang".
Syahrul mengatakan, suhu bumi selalu naik dari tahun ketahun. Perubahan suhu yang drastis tidak terlepas dari peran manusia, peran manusia yang kemudian mempengaruhi lingkungan.
"Perubahan suhu tidak terlepas dari peran kita, misalnya kita mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan dan menghilangkan hutan, hal ini terus terjadi dan dipercepat dengan adanya revolusi industri," ujarnya.
Lebih lanjut, Syahrul mengatakan dari tahun ketahun kebakaran hutan terus terjadi hampir di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Di Indonesia bahkan dari tahun 1997 hingga saat ini kebakaran terus terjadi setiap tahun.
"Jadi setiap tahun itu ada kebakaran hutan, ditahun 2015 sekitar 2 juta hektar lahan terbakar diperiode itu," ujarnya.
Syahrul juga menyoroti dampak lain yang terjadi dalam perubahan iklim adalahterjadinya coral bleaching. Coral bleaching merupakan perubahan warna terumbu karang menjadi memutih atau kehilangan warna akibat terjadinya perubahan suhu air laut di atas maupun di bawah normal.
"Waktu itu di Padang pernah terjadi coral bleaching, namun tidak hanya di Padang, tapi hampir di seluruh dunia seperti Australia dan Maldives," ujarnya.
Syahrul menambahkan, peningkatan suhu air laut juga merupakan dampak dari perubahan iklim. Ia mengatakan, dalam satu siklus ada posisi manusia yang kemudian menyebabkan perubahan iklim, namun ketika terjadi perubahan iklim, manusia juga merasakan dampaknya.
"Intinya, dalam satu siklus itu saling mempengaruhi, coral bleaching juga bisa disebabkan oleh manusia yang mengeksploitasi alam," tutupnya.
Komentar (0)