Ganto.co - Gempa Magnitudo 6,2 Skala Richter (SR) di Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (25/2) lalu mengakibatkan beberapa kecamatan terdampak.
Gempa yang mengguncang Pasaman Barat ini berpusat di deretan lereng Gunung Talamau pada kedalaman 10 km.
Akibat kejadian itu, beredar isu dimasyarakat bahwa ada patahan yang terdapat di Gunung Talamau. Isu tersebut beredar hingga memunculkan kekhawatiran bagi masyarakat.
Menanggapi hal itu, beberapa utusan masyarakat Nagari Persiapan Timbu Abu Kajai mendaki Gunung Talamau untuk memastikan retakan di Gunung Talamau tersebut, Senin (28/3).
Salah satu utusan masyarakat yang mendaki Gunung Talamau tersebut adalah Sarly Siska Handayani yang merupakan Sekretaris Nagari persiapan Timbua Abu.
Sarly mengatakan berdasarkan hasil pengamatan langsung ke puncak gunung, ternyata tidak ditemukan adanya retakan.
"Buktinya setelah berada di puncak tidak ada retakan dan aman-aman saja," ungkapnya.
Lebih lanjut, Sarly mengatakan pendakian ini dimaksudkan untuk membuktikan isu yang beredar terkait adanya retakan di Gunung Talamau
"Utusan ini melakukan pendakian dalam misi pembuktian isu yang beredar terkait adanya retakan besar di puncak Gunung Talamau pasca Gempa," ujarnya.
Dengan informasi tersebut dapat membantah isu yang beredar selama ini, bahwa tidak ada retakan di Gunung Talamau. Warga diminta agar bisa lebih tenang dan tentunya tetap waspada.
Komentar (0)