Ganto.co - Himpunan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh (HMKS) Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan kegiatan "Kayo Folk Festival" yang dilaksanakan di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) Padang, (26/3)
Acara yang turut dihadiri oleh tokoh-tokoh Kerinci dan Sungai Penuh, seperti Tafyani Kasim Ketua Himpunan Keluarga Kerinci Sumatra Barat.
Dalam sambutannya, Tafyani menyampaikan apresiasi yang besar kepada seluruh panitia dan tamu undangan yang menghadiri acara Kayo Folk Festival.
"Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh tim panitia Himpunan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh Sumbar, yang telah bekerja keras mempersiapkan acara semeriah ini," ujar Tafyani.
Lebih lanjut Tafyani, berharap dengan diadakannya acara Kayo Folk Festival menjadi ajang promosi wisata dan memperkenalkan budaya yang ada di Kerinci dan Sungai Penuh.
"Besar harapan kami, dengan adanya acara ini bisa menjadi ladang untuk mempromosikan wisata dan budaya Kerinci dan Sungai Penuh ke masyarakat luas," tambahnya.
Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB berakhir pukul 00.00 WIB ini diisi dengan pameran budaya Kerinci dan Sungai Penuh.
Di Aula turut dipajang sejarah nenek moyang orang Kerinci, dengan sebutan orang Kincai.
Diketahui juga dalam pajangan sejarah yang ditampilkan Suku Kincai adalah suku pertama yang mendiami Pulau Sumatra.
Dalam pameran juga turut dipajang produk asli orang kerinci seperti, Aksara Incung,Batik Incung.
Ditambah lagi pameran produk kopi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Kerinci salah satunya dari Radjea Coffee.
Radjea Coffee, yang pernah mewakili Sungai Penuh dalam acara London Coffee Festival (LCF), pada September 2021 silam, turut memamerkan produk Kopi yang dipajang di Aula
Berbagai penampilan Tari dan peform dari berbagai Ikatan dan Himpunan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh yang ada di Sumbar turut memeriahkan acara.
Hadir juga Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Prof Firwan Tan dan juga tokoh perantauan Kerinci lainnya, yang turut meresmikan acara dengan pertanda pukulan gong.
Acara yang sempat vakum selama dua tahun ini berlangsung meriah dan berjalan dengan lancar.
Wulan Famelya, Ketua Umum HMKS menjelaskan acara Kayo Folk Festival adalah cara muda-mudi kerinci yang ada di Sumbar untuk memperkenalkan budaya tanah kelahirannya.
"Melalui Kayo Folk Festival ini kami berharap budaya, pariwisata dan segala hal yang menyangkut Kerinci dan Sungai Penuh secara umum bisa juga diketahui khalayak ramai," jelas Wulan
Komentar (0)