Ganto.co - Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Negeri Padang (UNP) menurunkan sebanyak 78 relawan untuk membantu korban gempa di Pasaman Barat, bukan hanya dari mahasiswa, FPK juga mengirim dosen ke lokasi gempa, Sabtu (5/3).
Berbagai cerita datang mengiringi pengabdian para relawan di Pasaman Barat. Salah satu cerita itu datang dari Bima Nanda Pratama mahasiswa Jurusan Psikologi tahun masuk 2019, pria yang akrab disapa Bima itu menceritakan pengalamannya dalam memberikan terapi psikis pada korban di Nagari Kajai.
"Kegiatan ini sangat mengesankan bagi saya, karena saya dapat berperan langsung dalam masyararakat yang terdampak bencana dan merasa berguna sebagai manusia," tutur Bima.
Bima juga memaparkan rasa senangnya bersama anak-anak karena ia dulunya pernah merasakan kejadian gempa yang dahsyat pada tahun 2009.
Cerita lain datang dari Gandhi Wira Azani, Sekretaris Daerah BEM FPK itu, menceritakan kondisi yang cukup memprihatinkan menimpa warga di Nagari Kajai.
Gandhi menuturkan kondisi rumah yang tak layak memaksa warga tidur dipelantaran halaman, beberapa ada yang tinggal di tenda bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos).
"Kondisi di kajai cukup memprihatinkan. Bangunan dan rumah warga banyak yang roboh, bisa dibilang tak layak huni. Sebagian warga menginap di halaman depan rumah dengan fasilitas dari Kemensos berupa tenda dan sebagian lagi ada yang menginap di pengungsian Kantor Bupati," ungkap Gandhi.
Komentar (0)