Ganto.co - Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Negeri Padang (UNP) mengutus sebanyak 78 orang relawan menuju Pasaman Barat, yang terdiri dari 63 orang mahasiswa dan 15 orang Dosen, Sabtu (5/3).
Aulia Ath Thaariq Iskandar yang menjadi salah seorang relawan FPK menjelaskan perjalanan 78 relawan FPK UNP, ditempuh setidaknya empat jam, berangkat pukul 07.00 WIB dan sampai pukul 12.00 WIB menggunakan bus Mandala.
Oiq panggilan akrabnya, juga memaparkan bagaimana kondisi di dua wilayah yang terdampak cukup parah.
"kami dari Padang berangkat menggunakan bus mandala pukul 7.00 WIB, kondisi di wilayah Nagari Kajai dan Malampah cukup mengkhawatirkan," ujarnya.
Revan Revelino Putra, Gubernur FPK yang ikut dalam rombongan juga menceritakan kondisi psikologis anak-anak di daerah terdampak masih mengalami trauma.
"Terkadang anak-anak disana berteriak dan menangis apabila gempa terjadi lagi," ujarnya.
Dr. Mardianto, S. Ag., M. Si., selaku Wakil Dekan (WD) III FPK mengatakan para relawan yang diutus ke Pasaman Barat terlebih dahulu dibekali dengan pelatihan penanganan psikologis pasca bencana.
"Untuk mahasiswa keperawatan kami utus untuk cek kesehatan warga yang mengungsi di tenda, seperti cek tensi dan cek kesehatan secara fisik," ujarnya.
Mardianto mengatakan, mahasiswa psikologi juga diutus untuk melakukan pendampingan psikologi terhadap lansia yang masih merasa cemas efek dari gempa. Ia menambahkan relawan yang diutus juga membawa obat generik seperti obat batuk, obat masuk angin, dan juga obat gatal-gatal.
"Kami memberikan obat generik, seperti obat batuk, obat masuk angin, dan obat gatal-gatal. Jika ada yang sakit parah, kami sarankan untuk ke puskesmas," ujarnya.
Mardianto menambahkan, ada banyak pihak yang turun dalam memberikan layanan psikologis kepada korban gempa Pasaman, seperti Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).
Mardianto menyampaikan harapan agar tim relawan psikologi kedepannya selalu siap terjun ke lapangan kapan saja mengingat Sumatra Barat merupakan wilayah yang rawan gempa bumi. Ia berharap agar bencana ini cepat berakhir serta masyarakat yang terdampak segera pulih baik fisik maupun psikis.
"Saya berharap bencana ini cepat berakhir serta masyarakat yang terdampak segera pulih baik secara fisik maupun psikis. Saya juga berharap agar bangunan yang rusak segera didata untuk diberikan bantuan agar mereka dapat membangun lagi rumah yang layak," tutupnya.
Komentar (0)