Ganto.co - Peristiwa gempa bumi magnitudo 6,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Pasaman Barat dan sekitarnya, menimbulkan banyak simpati dari berbagai kalangan.
Peristiwa gempa yang terjadi pada Jumat (25/2), pukul 08.39 WIB ini menimbulkan beberapa kerusakan berat di rumah-rumah warga dan fasilitas umum lainnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada setidaknya 15 gempa susulan yang terjadi setelah gempa 6,2 SR di Kabupaten Pasaman Barat dan sekitarnya.
Uluran bantuan baik itu tenaga dan material mulai berdatangan salah satunya datang dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Pramuka Universitas Negeri Padang (UNP).
Muhdi Azim, Ketua Satgas Pramuka Peduli UNP langsung melakukan komunikasi dengan pihak tekait untuk melakukan penanganan dampak bencana.
"Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Jum'at malam kita langsung bergerak ke lokasi dan bergabung dengan relawan yang ada di sana," ujarnya.
Muhdi juga mengatakan, jika saat ini sudah ada enam personil yang berangkat, dan personil tambahan lainnya akan menyusul pada hari berikutnya sembari menggalang dana yang akan disalurkan nantinya.
Sejalan dengan itu, Doni Ardiansyah selaku Ketua Putra Racana Dang Tuanku dan Bundo Kanduang mengatakan bahwa keberangkatan TRC Pramuka UNP ini merupakan bentuk implementasi Tri Satya & Dasadharma.
"Tim TRC kita sudah berangkat dan Alhamdulillah sudah sampai di lokasi dengan selamat. Sementara anggota yang di Padang menunggu informasi dulu sembari mempersiapkan kebutuhan apa yang akan disalurkan nantinya," ujarnya.
Lebih lanjut, Doni mengatakan bahwa TRC Pramuka UNP akan berada di sana selama satu Minggu kedepan.
"Yang terpenting saat ini kita upayakan dulu dalam penanganan bencana di sana, apa yang bisa kita lakukan dan kita bantu," tutupnya.
Komentar (0)