Ganto.co - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (WP2SOSPOL) Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan Aksi Mimbar Bebas di Lapangan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Aksi ini mengangkat tema "Stop Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus," Jum'at (14/1).
Berdasarkan pantauan Ganto, aksi dimulai dengan iring-iringan rombongan yang berjalan kaki dari depan Gedung PKM UNP pada pukul 16.53 dan tiba di depan Lapangan FIK pukul 17.05 dengan posisi tepat di depan Gedung Sport Science Center FIK UNP. Para peserta aksi terlihat membawa berbagai tulisan seperti, "Ringkus Predator Kampus!," "Stop Kekerasan Seksual!," "Generasi Bangsa Tidak Pantas Dilecehkan!," dan "Korban Kekerasan Seksual Berhak Bersuara."
Koordinator Lapangan, Aulia mengatakan bahwa aksi ini dilatarbelakangi karena akhir-akhir ini aksi tindak kekerasan seksual di kampus dan Indonesia sedang marak terjadi.
"Aksi ini kami lakukan untuk pencerdasan tentang tindak kekerasan seksual untuk semua mahasiswa agar anti tindak kekerasan seksual serta mengajak korban untuk tidak takut bersuara dan melapor," ujar Aulia.
Salah satu orator, Siska Saputri mengatakan bahwa saat ini ia merasa tidak aman ketika berada di kampus dan negara sendiri karena aturan yang ada.
"Kita merasa tidak aman karena suara para perempuan dibungkam oleh RUU, suara kita tidak didengarkan, dan suara kita tidak pernah digubris oleh mereka," ungkap Siska.
Lebih lanjut, Siska mengatakan bahwa banyak para korban dari tindak kekerasan seksual merasa takut untuk bersuara dan melaporkan karena para korban takut dikucilkan dan dipandang rendah. Oleh karena itu, Siska mengajak para mahasiswa untuk membantu korban tindak kekerasan seksual agar menyuarakan, membantu melaporkan, dan melindungi korban, karena tugas kita sebagai mahasiswa adalah untuk menjadikan perempuan-perenpuan Indonesia menjadi perempuan yang bermartabat.
WP2SOSPOL turut menyatakan sikap mengenai tindak kekerasan seksual di UNP, yaitu menentang segala bentuk upaya tindak kekerasan seksual yang ada di lingkungan kampus UNP, mengedepankan tindakan ataupun kebijakan yang mendidik seluruh civitas akademika dan stakeholder UNP berdasarkan nilai dan norma yang berlaku, mendukung segala bentuk upaya perlindungan, pendampingan, pemulihan, dan perhatian khususnya kepada korban kekerasan seksual, dan jika terdapat tindakan kekerasan seksual di lingkungan kampus, pihak kampus diharapkan memberikan sanksi yang tegas terhadap para pelaku sehingga memberikan efek jera kepada para pelaku agar tindakan atau perbuatan tersebut tidak terulang kembali.
Aksi Mimbar bebas ini diselingi dua buah pembacaan puisi dari peserta aksi mengenai tindak kekerasan seksual. Aksi berakhir pukul 18.10 setelah ditutup dengan pernyataan sikap dari WP2SOSPOL mengenai tindak kekerasan seksual.
Komentar (0)