Ganto.co-Diskusi Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) perihal konflik Wadas melalui zoom meeting diwarnai dengan aksi tidak senonoh dari peserta gelap yang diduga buzzer, Minggu (9/1).
Diskusi yang mengangkat tema "Seperti Dendam Wadas Harus di Kawal Tuntas," itu dilaksanakan sekitar pukul 19.00 WIB.
Acara mula-mula berlangsung aman dan tanpa muncul gangguan.
Kirana dari Litbang PPMI Nasional, membuka jalannnya acara diskusi ini seraya memperkenalkan beberapa pemantik dari AJI Yogyakarta, WALHI Yogyakarta dan seluruh peserta dari LPM seluruh Indonesia.
15 menit berselang, Adil Al-Ahsan Koordinator Advokasi PPMI Nasional membuka Diskusi.
Tak berselang lama munculah gangguan berupa suara-suara bising, layar zoom dicoret-coret dan bahkan yang paling menjengkelkan para buzzer menunjukkan alat kelaminnya ketika zoom sedang berlangsung.
Pantauan ganto.co beberapa peserta gelap menggunakan username dari luar negeri dan menyerang diskusi secara berkelompok.
Menanggapi kejadian tersebut panitia acara langsung menghentikan Diskusi WADAS melalui Platform Zoom meeting ini.
Beberapa menit berselang acara Diskusi PPMI mengenai konflik Wadas dilanjutkan melalui Platform Youtube.
Komentar (0)