Bertujuan mencari model pembelajaran yang cocok untuk pengembangan aspek pendidikan anak usia dini, jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG PAUD) UNP mengadakan seminar internasional di ruang auditorium Fakultas Ekonomi, UNP, Selasa (6/11).
Seminar yang mengangkat tema "The International Conference On Early Childhood Education(ICEC 2012)" ini diikuti sebanyak 550 peserta. Peserta berasal dari kalangan mahasiswa PG PAUD, peserta umum guru TK dan PAUD, termasuk rombongan dari komunitas PAUD se-Indonesia dan juga rombongan dari University of Srinakharinwirot Bangkok Thailand.
Membahas stimulasi pendidikan untuk anak usia dini menuju perkembangan kedepannya, sebanyak empat keynote speach yang dihadirkan dalam seminar ini diantaranya; Prof. Dr. Prayitno, M.Sc, Dr. Sukiman, M.Pd sebagai perwakilan dari Dirjen pendidikan anak usia dini KEMENDIKBUD RI, Dr. Gumpanat Boribon (Asisten Dean For Student Fair University Srinakharinwirot Bangkok Thailand), dan Dr. Dadan Suryan (ketua laboratorium PG PAUD UNP).
Ketua pelaksana, Prof. Dr. Dadan Suryana mengatakan seminar ini merupakan program khusus yang dijalankan jurusan PG PAUD untuk mencari model pembalajaran yang cocok dalam pengembangan aspek pendidikan anak usia dini. "makanya kita mengundang dari Universitas Srinakharinwirot Bangkok Thailand dan komunitas PG PAUD se-Indonesia juga, untuk mencari model pembelajaran yang akan diterapkan di daerah sendiri nantinya," ujarnya. Selain keynote speach yang berasal dari Bangkok Thailand,dandan mengatakan juga ada penyampaian materi dari Australia dalam bentuk video virtual confrant. Lebih lanjut dadan mengatakan bahwa seminar internasional yang baru pertama kali dilakukan ini akan berlanjut lagi kedepannya. "kedepannya akan dilakukan perluasan peserta yang akan diundang, seperti dari eropa sana," jelasnya.
Dalam kata sambutanya, dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. Firman, M.Kons. mengatakan mendukung kelangsungan seminar ini. Firman mengatan bahwa usia dini memang membutuhkanperhatian khusus. "Sebagaimana yang kita tahu usia dini disebut juga dengan golden age." Di akhir kata sambutannya Firman berharap agar perkembangan anak usia dini di indonesia mendapat perhatian lebih. "kita laksanakan pendidikan ini mudah-mudahan kedepannya dapat kita laksanakan stimulasi-stimulasi yang lebih memajukan pendidikan khusunya untuk anak usia dini" harapnya.
Hal yang menarik dari seminar internasional ini adalah penampilan dari anak asuh mahasiswa PG PAUD, Nia Fahmiati, yang juga selaku ketua HIMA jurusan PG PAUD. Menarikan tiga macam tarian seperti; tari pasambahan dan tari piring serta tari kipas sebagai penutup penampilan, anak asuh Nia dan kawan-kawan cukup menarik perhatian penonton. Opi*
Komentar (0)