Dr. Sonny Harry B. Harmadi merupakan salah satu narasumber pada webinar nasional dengan tema "Tetap Hebat di Era Pandemi" yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Padang (UNP) dan Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui platfrom Zoom Meeting dan siaran langsung Youtube, Senin (22/11).
Sonny menyampaikan bahwa tugas duta perubahan perilaku belum berakhir karena pandemi masih ada. Dalam satu minggu terdapat 3,5 juta kasus di Eropa. Bisa dibayangkan Swiss terdapat 6.000 kasus aktif per hari. Sedangkan, Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak hanya 8.000 kasus aktif per hari.
"Kasus aktif di negara maju luar biasa banyak sehingga pandemi ini bisa dibilang belum berakhir," ujarnya,
Lebih lanjut, Sonny menjelaskan melalui program duta perubahan perilaku ini kondisi bisa mencapai lebih baik. Hal ini dikarenakan kita sudah melakukan upaya agar pandemi Covid-19 ini menurun, yaitu penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara konsisten dan peningkatan protokol kesehatan.
"Kami berterima kasih kepada UNP saat kasus naik karena mahasiswa UNP banyak yang turun ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat," jelasnya.
Selanjutnya, Sonny mengungkapkan rasa bangganya kepada duta perubahan perilaku seperti prajurit perang yang hebat karena di saat yang lain mengungsi, tetapi duta perubahan perilaku turun untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Adapun penyebab pandemi ini belum selesai karena tidak semua mendapat akses vaksin.
"Semoga kita diberikan kemudahan dalam menjalankan semua ini," tutupnya.
Komentar (0)