SKK Ganto kedatangan tamu istimewa, Jum’at (15/10). M Aan Mansyur, seorang penyair asal Makasar berkunjung dan berdiskusi dengan kru Ganto seputar sastra dan isu-isu hangat dari Makasar. Pria keturunan Bugis ini telah mengeluarkan buku kumpulan puisi dan novel, diantaranya Hujan Rintih-Rintih (2005), Aku Hendak Pindah Rumah (2008), dan Cinta yang Marah (2009). Bukunya yang terakhir adalah kumpulan puisi hasil risetnya tentang opini-opini terkait reformasi. "Nulisnya dua bulan, tapi hasil riset selama setahun sebelumnya" ujarnya.
Dalam diskusi ringan selama tiga jam ini Aan banyak berbagi tentang latar belakang dan kesukaannya mengamati hal-hal sederhana yang membuatnya peka terhadap lingkungan sekitar. Hal inilah menurut Aan yang kerap menjadi inspirasi baginya dalam menulis puisi. Aan yang sangat hobi membaca ini kini telah memiliki sebuah perpustakaan pribadi dengan koleksi lebih dari 10.000 buku.
Hadir pula dalam diskusi ini beberapa penyair lain asal Padang diantaranya Arif Rizki salah satu penulis antologi yang lolos dalam festival penulis tingkat dunia Ubud Writer and Reader Festival (UWRF) 2010, Esha Tegar Putra penyair asal Universitas Andalas yang juga lolos dalam UWRF 2009, dan Rio Fitra SY yang juga seorang penyair dan cerpenis muda. Della
Komentar (0)