GANTO.co - "Kita perlu mengenali konsep diri kita, agar kita tidak bingung peran apa yang akan kita jalani sebagai seorang manusia dan hamba." Itulah materi pembuka yang disampaikan oleh Shabrina Fillahi Najah, S.E selaku Kepala Departemen Perempuan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dalam Webinar Perempuan Berkelas.
Webinar ini diselenggarakan oleh Departemen Pemberdayaan Perempuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui platform Zoom Meeting, Minggu (7/11).
Dalam materinya mengenai "ImpactfulMuslimah," Shabrina menjelaskan bahwa kita sebagai manusia memiliki misi untuk menjaga dunia, sehingga kita perlu memiliki rencana hidup mengenai hal-hal apa saja yang akan kita lakukan untuk menjalankan misi menjaga dunia.
"Tanggung jawab kita untuk menjaga dunia tersebut juga harus diiringi dengan kesiapan kita untuk mengemban tanggung jawab itu, sehingga kita harus memiliki rencana hidup yang berupa, bagaimana peran kita dalam menjaga dunia," tuturnya.
Lebih lanjut, Shabrina memaparkan setelah kita sadar kita telah memiliki rencana hidup, kita harus paham dulu kapasitas diri kita. Jika kita sudah paham mengenai kapasitas diri kita, maka kita tidak akan merasa bingung bagaimana caranya untuk mengambil peran.
Terdapat empat yang harus kita pahami dari diri kita. Pertama, kenali diri sendiri. Jika kita tidak dapat memahami diri kita sendiri kelak kita akan mengalami kesusahan dalam menentukan peran kita ke depannya.
"Kita harus paham kelebihan kita, kekurangan kita, bagaimana cara belajar kita, hal apa yang bisa kita berikan kepada orang lain," ujarnya.
Kedua, pahami apa kemampuan dan skill kita. Hal ini sangat penting sebagai bekal untuk kita dapat berbagi kebaikan.
"Kita pahami bidang keilmuan apa yang ingin kita geluti, lalu kita pahami apa saja kemampuan dan skill kita yang dapat menunjang kita untuk dapat menebarkan kebaikan dari keilmuan yang ingin kita tekuni," jelasnya.
Ketiga, Aktualisasi terus dengan berbagai cara, seperti mengikut berbagai komunitas, kepanitiaan, organisasi atau dengan mengikuti berbagai kelas yang dapat meningkatkan softskill kita.
"Dengan kita aktif berorganisasi dan berkomunitas dapat memantik apa sih skill kita," ujarnya.
Terakhir evaluasi, perbaiki dan melejit lagi. Jika tidak ada hal yang perlu untuk dievaluasi, maka lakukan hal-hal yang dapat meningkatkan kualitas dari diri kita.
"Jika sekiranya tidak ada lagi hal yang perlu dievaluasi maka lakukan hal-hal yang dapat meningkatkan kualitas diri dari teman-teman semua," ucapnya.
Komentar (0)