Ida Ayu Agung Ekastuti, S.E., Ak., yang merupakan CO Founder Luwih Bali & Owner Warung Nasi Tekor, menyampaikan materi pada webinar dengan tema "Kolaborasi Desa Wisata dengan UMKM dalam Mendukung Pencapaian Economic Sustainbility," dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting, Selasa (2/11).
Sebagai salah satu pemateri dalam webinar, Ida menyampaikan bahwa yang dikategorikan sebagai desa wisata bisa dinilai dari alam, budaya atau adat istiadat, dan ekonomi kreatif yang mana dasar potensi dan pengembangan pariwisata berupa pengembangan ekonomi berbasis kreatifitas masyarakat lokal.
Lebih lanjut Ida menjelaskan bahwa wisata lokal yang diceritakan melalui media sosial bisa membantu dan berdampak besar dalam pengembangannya.
"Mempublikasikan wisata lokal bisa dilakukan dengan menceritakan di media sosial karena dapat menimbulkan ketertarikan emosional, menciptakan aksi, membangun nilai, dan menghasilkan kenangan," jelasnya.
Ia juga menjelasan bahwa melalui media sosial kita bisa mempromosikan daerah kita sebagai desa wisata dengan menceritakan kepada masyarakat media sosial tentang sejarah, tokoh inspiratif, produk, budaya, aktivitas, lokasi, kisah nyata, dan juga perasaan dan emosi wilayah tersebut.
Komentar (0)