Mengangkat tema Peranan Pemuda Sebelum dan Sesudah Reforomasi; Antara Harapan dan Tantangan, Lingkar Mahasiswa Cinta Tanah Air (LIMACITA) mengadakan Seminar Nasional di Teater Tertutup FBS, Senin (29/10). Seminar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda menghadirkan tiga pemateri, Alirman Sori, SH. M.Hum. MM., anggota DPD RI Provinsi Sumbar, Hari Effendi Iskandar, S.S., M.A, dosen Sejarah Unand, dan Adib Alfikri S.E, M. Si, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbarini dan diikuti oleh lebih dari 200 peserta.
Lemhar Maderi, S.Pd., Ketua LIMACITA menjelaskan seminar ini bertujuan untuk menumbuhkan nasionalisme di kalangan pemuda dan mempererat persatuan generasi muda. "Pemuda sekarang nyaris kehilangan jati diri, tidak kenal lagi dengan peran mereka yang seharusnya," ujar Lemhar sembari memperhatikan registrasi peserta, (29/10).
Melalui seminar ini, Lemhar berharap mahasiswa dapat melaksanakan peran mereka sebagaimana mestinya, seperti yang disampaikan oleh salah satu pemateri, Adib Alfikribahwa mahasiswa harus lebih dari sekedar agent of change. Mereka adalah penentu bagaimana negara ini ke depan. "Mahasiswa banyak memberikan warna kepada Indonesia," tutup Lemhar, (29/10).
Salah seorang peserta, Puri Lestari, mahasiswa Bimbingan Konseling (BK) TM 2011, mengaku senang mengikuti seminar ini. Menurutnya, acara ini bisa menimbulkan semangat nasionalisme para pemuda. "Pemateri dan tema yang diangkat pun juga menarik" jelasnya, (29/10). Puri juga berharap semoga para pemuda Indonesia dapat menjadikan diri sendirri lebih baik dan membanggakan Negara Indonesia. Media*, Mala*
Komentar (0)