Pertandingan perebutan tempat ke babak delapan besar Rektor Cup Futsal V antara tim Psikologi dan tim Manajemen yang digelar di GOR FIK UNP harus diselesaikan melalui adu penalti, Kamis (28/10).
Pertandingan antara keduanya berlangsung sengit sejak menit awal pertandingan. Pertandingan dimulai pada pukul 20.00 WIB yang dibuka dengan tendangan oleh Tim Manajemen.
Tim Psikologi yang sedikit lengah di awal pertandingan harus rela kebobolan di menit awal. Gol dicetak oleh pemain nomor punggung 7, Ochri dari tim Manajemen.
Mencoba memberikan reaksi atas ketertinggalannya, tim psikologi berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit pertengahan babak pertama. Tendangan yang cukup keras dari pemain nomor punggung 44, Wahyu berhasil menembus gawang milik Tim Manajemen. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, serangan demi serangan dilemparkan oleh kedua tim. Beberapa kali peluang dilewatkan oleh kedua tim karena tendangan yang meleset. Naas, kiper dari Tim Manajemen dengan nomor punggung 13, M. Raudhitia mengalami cedera pada kakinya. Ia pun harus keluar dari lapangan dengan bantuan pertolongan dari tim medis.
Kiper cadangan dengan nomor punggung 12, Tegar masuk ke lapangan menggantikan Raudhitia. Namun, tak berselang lama gawang milik tim Manajemen kembali dibobol untuk kedua kalinya oleh Wahyu dari tim Psikologi.
Di akhir babak kedua, salah seorang dari Tim Psikologi tanpa sengaja menyentuh bola di dalam kotak penalti. Alhasil wasit memberikan hadiah tendangan penalti kepada Tim Manajemen. Tendangan penalti dilakukan oleh pemain nomor punggung 10, M. Irfan yang berhasil membobol gawang Psikologi.
Babak kedua berakhir dengan skor imbang 2-2. Adu penalti menjadi penentu kemenangan. Tendangan pertama dimulai oleh pemain nomor punggung 44, Wahyu dari tim Psikologi yang menjadi gol pertama adu penalti tersebut. Penendang berikutnya M. Irfan dari tim Manajemen. Namun, Irfan gagal mencetak gol.
Dari lima kesempatan menendang bola dalam adu penalti, tim Psikologi mampu mencetak gol 4 karena satu penendangnya gagal. Sementara, tim Manajemen hanya berhasil memasukkan dua gol, selebihnya gagal. Skor 4-2 mengantarkan tim Psikologi melaju ke babak berikutnya.
Komentar (0)