Biotek Farmasi Indonesia mengadakan webinar bertajuk "Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bertahan dengan Cara Sekarang atau Ada Terobosan Perubahan?" dengan menghadirkan Prof. Dr.dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI., selaku Konsultan Alergi dan Imunologi sebagai pemateri, yang diadakan melalui platform Zoom Meeting dan live streaming YouTube, Sabtu (23/10).
Dalam pemaparannya, Iris mengatakan bahwa dalam dua bulan terakhir terjadi penurunan kasus aktif Covid-19 secara drastis, mengingat kondisi demikian setiap orang diminta untuk tetap waspada terhadap gelombang ketiga Covid-19.
"Terhitung dari 8 Agustus hingga 8 Oktober 2021 kasus aktif Covid-19 menurun secara drastis, namun kita semua dituntut untuk berjaga-jaga terhadap perkembangan Covid-19 ini," ujarnya.
Iris juga menjelaskan bahwa setiap orang perlu tahu tentang sistem imunitas yang berfungsi untuk mempertahankan tubuh dari subtansi asing yang membahayakan tubuh.
"Pada saat virus masuk ke dalam tubuh, imun seseorang akan merespons secara cepat. Imun yang berfungsi untuk melindungi tubuh ini disebut sitokin," tuturnya.
Selanjutnya, Iris mengatakan jika seseorang dalam kondisi normal berarti produksi imun dalam tubuh mereka seimbang.
"Keseimbangan imun juga dipengaruhi oleh produksi sitokin, jika produksinya seimbang maka kondisi seseorang dapat normal," ucapnya.
Terakhir, ia mengatakan bahwa seseorang berada dalam kondisi tertentu seperti terserang virus Covid-19, menyebabkan terjadi ketidak seimbangan sistem imun termasuk produksi sitokin yang berlebihan.
"Produksi sitokin yang berlebihan dapat mengganggu mekanisme pertahanan tubuh," tutupnya.
Komentar (0)