Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI) menggelar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) episode ke-12 dengan tema "Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah – Pendidikan Tinggi untuk Semua," yang diadakan melalui platform Zoom Meeting dan streaming Youtube, Kamis (21/10).
Kegiatan ini dihadiri oleh DR. Abdul Kahar selaku Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kampus Kemendikbudristek, Dr. Ir. Drajat Martianto, M.Si selaku Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Rizal Maula selaku Ketua Badan Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi (BPP Permadani Diksi), Delvina Theresia selaku Perwakilan Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Merdeka.
DR. Abdul Kahar menjelaskan tujuan diluncurkan KIP Kuliah Merdeka yang merupakan program Merdeka Belajar, adalah memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk merasakan pendidikan pada tingkat perguruan tinggi.
"Pemerintah Ingin memberikan kesempatan seluasnya kepada seluruh masyarakat, terutama kalangan keluarga kurang mampu. Sehingga bisa ikut berpartisipasi dan menikmati pendidikan pada tingkat perguruan tinggi," ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga menjelaskan bahwa awal dari KIP Kuliah ini adalah Program Indonesia Pintar (PIP) yang hanya berlaku pada jenjang SMA/SMK. Tetapi, sekarang diusahakan untuk sampai kepada jenjang perguruan tinggi.
Kemudian, Ia juga menambahkan perbedaan antara KIP Kuliah Merdeka Belajar dengan KIP Kuliah tahun sebelumnya. Perbedaannya terletak pada keiningan pemerintah dalam memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memilih perguruan tinggi atau program studi yang diinginkan berdasarkan penyesuaian dan hasil evaluasi dari pemerintah.
" Pada tahun 2020, KIP Kuliah tahun pertama memang masih sama dengan pola Bidikmisi. Kemudian, tahun 2021 pemerintah mencoba melakukan penyesuaian karena, evaluasi yang dilakukan selama 10 tahun belakangan ini menghasilkan kesimpulan banyaknya talenta yang luar biasa disana sehingga berani untuk memilih perguruan tinggi atau prodi sesuai dengan keinginan," tuturnya.
Komentar (0)