Dalam rangka Dies Natalis ke-67, Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Peresmian Pojok Statistik dan Kuliah Umum bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (21/10).
Kuliah Umum dengan tema "Statistik untuk Indonesia Pulih, Indonesia Maju" dipandu oleh Alizar, S.Pd, M.Sc, Ph.D selaku Wakil Dekan I Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang dilaksanakan di Auditorium UNP dan disiarkan secara streaming di Yuotube UNP.
Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, DR. Margo Yuwono menyampaikan materi tentang peranan data dalam konteks pembangunan dan tantangan dalam mengembangkan statistik di Indonesia.
Penjelasan materi terkait peran data dalam konteks pembangunan terutama di masa pandemi Covid-19, Margo menjelaskan peranan data yang sangat penting dan memiliki arti yang strategis bagi pemerintah.
"Peran data di masa pandemi menjadi semakin penting dan memiliki arti yang sangat strategis bagi pemerintah,"
Margo juga menyampaikan tiga poin penting peranan data dalam konteks pembangunan yaitu
Pertama, komitmen untuk tetap menyediakan indikator strategis tepat waktu.
"BPS berkomitmen menyediakan data yang digunakan pemerintah dan merilis indikator penting," jelasnya
Kedua, statistik membantu pemeritah menyusun kebijakan untuk bangkit dari pandemi.
Ketiga, respon cepat di tengah pandemi dengan memanfaatkan big data dan survei online dampak Covid-19.
Kemudian, Margo juga menjelaskan perihal tentang tantangan dalam mengembangkan statistika di Indonesia.
"Selain peranan data, terdapat tantangan pengembangan statistika di Indonesia untuk Indonesia maju kedepannya," jelasnya.
Terakhir, Margo menjelaskan poin lain starategi tantangan pengembangan statistika di Indonesia yaitu kegiatan MBKM dan dukungan terhadap pembangunan statistik, keterlibatan mahasiswa dalam pembinaan statistik di tingkat desa, dan produk BPS untuk mendukung MBKM dengan pojok statistik dan prosfek lulusan statistika.
"Prosfek lulusan statiska ke depan sangat bagus karena sangat terbuka menjadi data analist, data scientist, engineer, aktuaris dan penelitian," tutupnya.
Komentar (0)