Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran mengadakan webinar Mental Health dengan tema "Embrace the Quarter Life Crisis with Self Love" secara virtual melalui platfrom Zoom Meeting dan live streaming YouTube, Minggu (26/8).
Salah satu pembicara dalam webinar ini adalah Ferra Annisa Rahmania, S.Psi selaku Medical Expert Analyst.
Ia menjelaskan bahwa quarter life crisis adalah kondisi yang terjadi di sekitar usia 20 tahunan di mana terdapat perasaan khawatir yang muncul atas ketidakpastian kehidupan di masa mendatang terkait relasi, karier, dan kehidupan sosial, dan hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal.
"Quarter life crisis terjadi karena ada sumber-sumber penyebabnya seperti adanya mimpi dan harapan, tantangan bidang akademik, agama, kehidupan pekerjaan dan karier, relasi sosial, serta adanya identitas diri," jelasnya.
Beliau juga menyebutkan bahwa salah satu dampak yang terjadi ketika mengalami quarter life crisis adalah kepercayaan diri dapat menurun.
"Maksudnya adalah kita kurang percaya diri terhadap apa yang kita lakukan, kita takut membuat kesalahan untuk melakukan sesuatu. Dan salah satu dampaknya lagi adalah stres dan cemas berlebihan yang dapat mengganggu apa yang akan kita kerjakan," paparnya.
Selain itu, Ferra juga menjelaskan tentang kaitan antara self love dengan quarter life.
"Ada empat kaitannya, yaitu self awareness (kesadaran diri) , self worth (harga diri) , self esteem (apresiasi diri), dan juga self care (perawatan diri)," tuturnya.
Komentar (0)