Setelah meraih juara tiga dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) cabang Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI), delegasi tim Do'a Mandeh Unit Kegiatan Robotika dan Otomasi (UKRO) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menorehkan prestasi juara dua dalam cabang Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) dengan total skor49, Sabtu (25/9).
Sebelumnya, skor yang diperoleh tim Doa Mandeh dengan skor tim Isola_229 dari Universitas Pendidikan Indonesia, sama-sama 49. Namun, berdasarkan aturan sistem penilaian jika terjadi seri, tim Isola_229, UPI keluar sebagai juara 1.
"Poin yang kami peroleh dengan UPI, itu seimbang yaitu 49 poin. Namun, dari sistem penilaian untuk wilayah, jika poin seimbang, maka ditinjau dari perolehan poin di scoring spotdua dan empat," ujar ketua tim Doa Mandeh, Relif Hagler Sentosa Marbun, Minggu (26/9).
"Untukscoring spotempat, UNP dan UPI tidak ada perolehan. Namun, untuk scoring spot dua mereka unggul satu poin," lanjutnya.
Meskipun tidak menjadi juara satu, tim Doa Mandeh tetaplulus dan akan bertanding di KRI tingkat nasional pada 12-17 Oktober mendatang.
Atas capaian prestasi di KRI, ketua umum UKRO, Usin mengucapkan selamat kepada Tim Doa Mandeh dan Artscitech. Ia berpesan agar tim tersebut dapat memaksimalkan persiapan menghadapi KRI Tingkat Nasional.
Selain itu, Ia menyampaikan motivasi kepada tim agar tidak berkecil hati dan menjadikan kekalahan tersebut sebagai evaluasi tim. "Jangan berkecil hati, kalian telah memberikan yang terbaik. Jadikan pencapaian saat ini sebagai bahan evaluasi dan batu loncatan untuk menjadi juara di KRI 2022," ucapnya.
Komentar (0)