Tim Artscitech dari Unit Kegiatan Robotika dan Otomasi (UKRO) Universitas Negeri Padang (UNP) yang bertanding dalam cabang Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI) 2021 pada Wilayah I, gagal ke final usai kalah dari tim Titanium Universitas Telkom di semifinal dengan skor18-9.
Ketua tim Artscitech, Satria Apsada mengatakan bahwa pada saat bertanding di semifinal, tim Artscitech mengalami kendala. Lebih lanjut Satria menjelaskan, strategi yang digunakan tim Artscitech, juga digunakan oleh tim lawan.
"Dalam sesi tanding melawan tim dari Universitas Telkom,tim lawan juga menerapkan strategi yang kira-kira sama dengan kita untuk menghambat kelajuan robot kita." Ujarnya saat dihubungi Ganto (26/9).
Kemudian, di pertandingan perebutan tempat ketiga, tim Artscitech juga mengalami kekalahan dari tim Ganesis, wakil dari Institut Tekonologi Bandung (ITB) dengan skor7-12. Namun, karena merasa ada kekeliruan dalam penilaian, tim Artscitech melayangkan protes kepada juri.
"Ketika meletakkan koin, koin kami dianggap tidak sah. Dalam video terlihat tim kami terlebih dahulu yang menaruh koin untuk memblokir koin lawan sebelum tim lawan dianggap Dam (finish). Maka dari itu, kami melayangkan protes," ungkapnya.
Setelah diskusi dengan tim juri, protes yang disampaikan oleh tim Artscitech diterima dan tim Artscitech mendapat juara tiga dalam cabang lomba tersebut.
"Setelah protes dan diskusi bersama tim Ganesis ITB dan juri, maka pertandingan dianggap seri dan juara bersama," katanya.
Berkat torehan tersebut, tim Artscitech berhak untuk melalu ke pertandingan di tingkat nasional yang akan digelar pada 12-17 Oktober mendatang. Dengan itu, Satria berharap agar nanti timnya dapat meraih hasil yang maksimal dan menjadi juara di tingkat nasional.
"Kami berharap bisa memberikan hasil positif terbaik dan meraih juara pada ajang nasional yang akan datang, untuk UKRO UNP dan seluruh keluarga mahasiswa Universitas Negeri Padang tentunya," ujarnya.
Komentar (0)