Pekan Karir Nasional yang dilaksanakan via Zoom Meeting oleh Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) Universitas Negeri Padang (UNP) dengan tema "Create Your Spirit and Self Preparation to Optimize Career in Transitional Era", menghadirkan Ria Aprilia Ariestianie selaku Career and Personal Development sebagai pemateri, Sabtu (25/9).
Dalam materinya mengenai "Career Preparation in Pandemic Situation" menjelaskan bahwa dalam proses seleksi pelamar pekerjaan bukanlah tentang mencari yang terbaik melainkan mencari orang yang tepat untuk ditempatkan di posisi yang tepat.
Ria mengatakan, ada beberapa hal yang dilihat perusahaan dari seorang pelamar pekerjaan antara lain apakah softskill dan technical skill yang dimiliki pelamar relevan dengan posisi yang dibutuhkan perusahaan, seberapa produktif pelamar pekerjaan selama ini, dan kesesuaian pelamar dengan budaya perusahaan.
Sejalan dengan itu, Ria mengatakan ada beberapa tahap seleksi yang harus dilalui pelamar pekerjaan, antara lain seleksi administrasi, prikotes, interview HR, medical chek-up, dan interview direksi. Ria mengatakan dalam situasi pandemi seperti sekarang biasanya proses seleksi dilakukan secara online.
"Disituasi pandemi seperti sekarang, melakukan seleksi secara offline itu tidak memungkinkan, jadi banyak perusahaan yang melakukan seleksi secara online," ujarnya.
Ria mengatakan ada beberapa hal yang dilihat perusahaan dari CV pelamar antara lain universitas dan jurusan, IPK, pengalaman organisasi, dan skill.
"Untuk asal universitas itu tidak terlalu penting, yang penting adalah skill yang dimiliki pelamar," ujarnya.
Ria menambahkan beberapa kesalah umum yang terdapat dalam CV online pelamar antara lain CV tidak lengkap, penulisan typo, data fiktif, dan nomor kontak sudah kadaluarsa.
"Biasanya yang paling sering terjadi itu nomor kontaknya sudah tidak aktif lagi,jadi ketika dihubungi pihak perusahan tidak bisa," tutupnya.
Komentar (0)