Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia (RI) mengadakan webinar bersama Duta Baca Indonesia dengan tema "Gerakan Indonesia Menulis: Kreatif di Era Pandemi" melalui platform Zoom Meetingdan live streaming YouTube, Jumat (24/9).
Webinar ini menghadirkan Benny Arnas selaku penulis atau pendiri Benny Institue, CEO Penerbit Buku Epigraf Daniel Mahendra, dan Duta Baca Indonesia Gol A Gong sebagai pemateri.
Gong menyampaikan bahwa program Gerakan Indonesia Menulis merupakan upaya memfasilitasi masyarakat daerah yang suka membaca dan menulis untuk menerbitkan hasil tulisan mereka.
"Peradaban itu harus maju setelah membaca harus menulis, tidak ada orang yang menulis tanpa membaca," jelasnya.
Dalam pemaparannya, Mahendra mengajak untuk menulis buku tidak hanya membaca buku.
"Banyak sekali orang-orang yang mereka giat membaca tetapi tidak tau caranya menerbitkan buku, tidak tau caranya mengirimkan naskah ke
penerbit," ujarnya.
Sejalan dengan itu, Mahendra menjelaskan upaya untuk mengajak masyarakat agar mau menulis.
"Kami temui, kami datangi, ayok menulis buku tidak hanya membaca, ternyata banyak sekali orang yang ingin menulis tetapi tidak tau caranya," jelasnya.
Selanjutnya, Benny menyampaikan bahwa perjalanan bukan hanya mengunjungi tempat-tempat baru namun juga tentang bertemu orang-orang baru.
"Bagi saya rugi loh, kita berada pada tempat yang baru, eksotis, penuh tantangan tapi kita justru tidak menuliskannya," ujarnya.
Lebih lanjut, Benny menjelaskan bahwa ketika melakukan perjalanan perlu mengabadikan dan menulis untuk menginspirasi orang lain.
"Anda harus melakukan perjalanan, supaya anda makin kaya dan anda bisa menuliskan sesuatu yang bisa memperkaya banyak orang," tutupnya.
Komentar (0)