Dalam rangka memperingati hari perdamaian nasional duta damai Yogyakarta dibawah naungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) mengadakan webinar dengan tema "Peran Mahasiswa dalam Penanggulangan Radikalisme dan Terorisme di Media".
Webinar ini mendatangkan Abdul Malik selaku Redaktur Pelaksana Pusat Media Damai BNPT dan Putri Ayudya selaku aktris dan dosen sebagai pemateri, melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui chanel YouTube Dutadamai Yogyakarta, Selasa ( 21/9 ).
Dalam materinya, Putri Ayudya menyampaikan beberapa faktor penyebab anak muda menjadi pelaku terorisme diantaranya karena di usia ini kebanyakan anak muda sedang dalam proses pencarian jati diri, faktor anak muda yang ingin memperbaiki sesuatu yang mereka yakini sebagai ketidak adilan, mencari sensasi sehingga terpengaruh paham radikal dari internet dan media sosial.
"Biasanya yang masuk kategori ini adalah mereka yang memiliki pengalaman traumatis dari kelompok berisiko karena masalah keluarga dan lain-lainnya," tuturnya.
Lebih lanjut, Putri juga menyampaikan pola penyebaran paham radikalisme dan terorisme yang cukup banyak sekali sehingga bisa menjadi media penyebaran paham radikalisme dan terorisme ini, diantaranya adalah melalui media massa seperti internet, buku, dan majalah.
"Hubungan kekeluargaan dan juga komunikasi langsung berkedok dakwah juga rentan diselipkan paham ini," ucapnya.
Terakhir, ia menyampaikan tujuan pelatihan dan pembentukan duta damai dunia maya di Indonesia yang pertama berdiri 2016 ini adalah untuk menciptakan agen perdamaian yang mewadahi anak muda untuk menyuarakan perdamaian.
" Dengan adanya duta damai semoga semakin meningkatkan partisipasi generasi muda dalam mencegah terorisme," tutupnya.
Komentar (0)