Mencintai Indonesia dengan Berkebaya Pendiri Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia Rahmi Hidayat mengatakan bahwa, banyak sekali cara kita mencintai Indonesia, salah satunya dengan cara berkebaya.
Hal ini disampaikan oleh Rahmi dalam diskusi virtual Pemberdayaan Perempuan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI), bertajuk "Perempuan-Perempuan Penjaga Tradisi" melalui platform Zoom Meeting, Selasa (21/9).
Dalam materinya, Rahmi mengatakan kebaya merupakan salah satu warisan leluhur negara Indonesia.
"Kenapa bisa dengan berkebaya? karena kebaya itu adalah salah satu warisan leluhur kita ratusan tahun lalu, dan telah dipakai dimana-mana serta menjadi ciri khas perempuan Indonesia," ujarnya.
Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa apresiasi terhadap budaya Indonesia sangat diperlukan sehingga warisan budaya Indonesia tetap ada dan terjaga kelestariannya.
"Sebagai bentuk apresiasi saya terhadap kebudayaan Indonesia, saya memutuskan untuk selalu mengenakan kebaya," ungkapnya.
Selanjutnya, Ia menyampaikan bahwa kebaya sudah mulai dikenal di mata dunia sebagai warisan asli Indonesia, hal tersebut tentu dapat menunjukkan jati diri sebagai perempuan Indonesia.
"Dulu ketika saya berkunjung ke beberapa negara, orang-orang langsung mengenal bahwa saya berasal dari Indonesia karena kebaya yang saya gunakan."
Lebih lanjut, Ia menyampaikan harapanya agar anak muda Indonesia bisa memakai dan melestarikan kebaya sampai kemata dunia.
"Kami perempuan berkebaya Indonesia betul-betul berharap supaya anak muda Indonesia bisa melestarikan dan memakai kebaya di hari-hari tertentu, agar nantinya kebaya ini tidak hilang begitu saja."
Komentar (0)