Unit Kegiatan Kerohanian mengadakan Achievement Motivation Training(AMOTI) dengan tema "Kuliah Berprestasi, Organisasi So Pasti, untuk Generasi Qur'ani Sejati" melalui platform Zoom Meeting, Minggu (19/9).A
Achievement Motivation Training(AMOTI) merupakan agenda tahunan Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) Universitas Negeri Padang (UNP) yang berisi talkshow bersama pemateri-pemateri pilihan.
Wakil Rektor III Drs. Hendra Syarifuddin, M.Si, Ph.D yang menghadiri talkshow tersebut berharap UKK sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat keimanan dan kesadaran beragama terutama peningkatan pengetahuan ajaran-ajaran Islam.
"UKK adalah salah satu yang diharapkan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat keimanan, kesadaran beragama terutama peningkatan pengetahuan yang berkaitan dengan ajaran-ajaran Islam salah satunya melalui kegiatan ini," tuturnya.
Selain dihadiri Wakil Rektor III, AMOTI tahun ini menghadirkan pemateri yang merupakan alumni dan mahasiswa dari UNP yaitu Imam Wahyudi Afrizon selaku Presiden Mahasiswa BEM KM UNP 2021, Dewi Sopia Darlis sebagai alumni serta Mawapres 2 Diploma UNP 2019, Karin Yulfiarti mahaiswa yang menjadi Delegasi Internasional Islamic Cultural Connect (IICC), Malaysia-Singapura 2018 dan Malik Aziz sebagai Mahasiswa Berprestasi 1 UNP 2021.
Imam sebagai pemateri mengatakan bahwa organisasi mengajarkan untuk membagi prioritas, dan di organisasi kita diajarkan multitasking.
"Organisasi tidak mengganggu perkuliahan kita, organisasi mengajarkan untuk membagi prioritas, bahkan yang menjadi Presma sekalipun memiliki IPK diatas 3,5 yang artinya sudah bebas dari tanggung jawab perkuliahannya, dan di organisasi kita diajarkan multitasking," jelasnya.
Wakil ketua umum UKK Aulia Azmi Alkhairi menyampaikan bahwa AMOTI bertujuan untuk memberikan wawasan tentang kehidupan kampus, bukan hanya aktif kuliah tapi juga organisasi.
"Sebenarnya tujuan AMOTI untuk memberikan wawasan bagi kita semua, khususnya mahasiswa baru tentang bagaimana kehidupan di kampus, bagaimana mahasiswa yang aktif tidak hanya kuliah tapi juga aktif di organisasi dan juga dibidang lainnya," tuturnya.
Dewi selaku pemateri mengajak agar kita sebagai mahasiswa hendaknya menjadi mahasiswa yang tidak biasa-biasa saja tapi juga menginspirasi.
"Jadilah mahasiswa yang tidak biasa-biasa saja, jadilah mahasiswa yang menginspirasi, karena kita tidak pernah tau amalan mana yang akan membawa kita ke surga."
Di akhir, Dewi juga menyampaikan bahwa hidup hanya satu kali, dengan berkarya kita akan hidup berkali-kali.
"Jika di dunia kita hanya hidup satu kali maka dengan berkarya dan kebaikan, Insya Allah kita akan hidup
berkali-kali," tutupnya.
Komentar (0)