SMA 1 Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan webinar monaco dua bertajuk "accepting the imperfections" dengan mendatangkan Alvi Syahrin, selaku penulis novel "Insecurity" dan "Jika kita tak bisa apa apa" sebagai pemateri, melalui platform Zoom Meeting, Sabtu (18/9).
Dalam materinya,Alvi mengatakan bahwa ada insecure yang layak dipertahankan ada juga insecure yang tidak layak untuk dipertahankan.
"Sometimes it's okay to feel insecurity, sometimes not worth it. Tidak semua insecure itu harus kita buang, ada rasa insecure yang harus tetap dipertahankan seperi insecure kok dia di usia segini sudah punya ini ya, nah itu sebagai motivasi buat kita kedepannya."
Ia melanjutkan, insecure karena fisik maka itu tidak bagusntuk dipertahankan.
"Tolak ukur fisik tidak akan pernah ada habisnya, jadi insecure untuk fisik tidak pantas untuk dipertahankan lagi pula value dirimu tidak terletak pada apa yang ada di wajahmu," ujarnya.
Selanjutnya, Ia menyampaikan saat sekarang banyak sekali orang berpendapat bahwa good looking menjadi nilai penting dalam kehidupan agar bisa diterima masyarakat.
"Banyak orang yang ingin good looking karena ingin di terima, padahal good looking bukan penilaian pertama," paparnya.
Alvi menambahkan, orang yang berpikir bahwa good looking menjadi penilaian utama, itu hanya orang yang memiliki pikiran sempit.
"Memang ada orang yang memandang fisik, tapi orang seperti itu adalah orang yang berpikiran dangkal, mereka tidak ingin melihat lebih jauh tentang kehidupan," jelasnya.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan, janganlah menjadi good looking hanya karena ingin diakui dan diapresiasi/
" Kalau kamu berharap mau jadi good looking agar dia akui itu pemikiran yang salah. Kalau kamu berpikiran seperti itu artinya kamu menarik orang-orang yang salah untuk kehidupan mu," ujarnya.
Terakhir Alvi berpesan, dalam hidup kita hanya memiliki dua pilihan tapi diantara keduanya hanya satu yang menghasilkan keberhasilan.
"Jangan ragu untuk melangkah gaada tuh insecure dijadiin alesan kamu stay disitu situ aja, mau cantik boleh ubah diri tapi jangan dengan niat agar dapat pujian, mau sukses yuk lakukan apa yang kamu bisa jangan bandingin sama pencapaian orang lain," tutupnya.
Komentar (0)