Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) melaksanakan webinar dengan tema "Adaptasi Kebiasaan Baru Pembelajaran Tatap Muka (Praktik) di Pendidikan Vokasi"melalui Platform Zoom Meeting dan live streaming YouTube, Rabu(8/9).
Ismail Nurdin selaku selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri sekaligus pembicara pertama menyampaikan bahwa sistem perkuliahan luring diperbolehkan dengan membawa surat keterangan swab, pengecekan suhu tubuh, serta para praja akan tinggal di wisma transit sebagai antisipasi dan proteksiCovid 19
Ismail Nurdin menjelaskan bahwawisma transit diharapkan dapat mengetahui hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam waktu 1×24 jam, supaya dapat diketahui yang positif tidak bergabung dengan yang negatif.
Lebih lanjut,ia menuturkan bahwa seluruh dosen dan kepala program studi yang tinggal didalam kampus wajib melakukan tes swab sebelum perkuliahan dimulai.
"Walaupun mereka tinggal di dalam kampus tapi mereka yang akan pembelajaran luring, itu mereka harus tes swab secara berkala," ujar Ismail.
Selain itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainarti menuturkan dalam pelaksanaan pembelajaranluring hal yang paling utama adalah penerapan protokol kesehatan secara konsistendan disiplin.
"Pada saat sayamelakukan protokol kesehatan sebenarnya saya sudah melakukan perlindungan itu untuk saya dan seluruh keluarga yang ada di kampus," paparnya
Terakhir, Srimenjelaskanbahwa vaksinasi bukanlah poin utama melainkanPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) namun perlu adanya penerapan 5 M.
"Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,menghindari kerumunan,dan mengurangi Mobilitas memiliki gaya karena penularan pencegahan lebih baik dari pada penularan penyakit," pungkasnya.
Komentar (0)