Sebanyak delapan orang mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) lolos seleksi beasiswa Indonesia International Students Mobility Awards (IISMA) 2021. Namun, tiga di antaranya yang seharusnya turut berangkat tahun ini harus ditunda keberangkatannya karena beberapa alasan.
Adapun mahasiswa yang ditunda keberangkatannya adalah Quratul Akyuni dari Prodi Biologi, Nurul Ramadhini dari Prodi Desain Komunikasi Visual, dan Ridhatul Fadhli dari Prodi Sastra Inggris.
Dua di antaranya yang lulus di Malaysia, yaitu Quratul Akyuni dengan kampus tujuan University Kebangsaan Malaysia dan Nurul Ramadhini dengan kampus tujuan Universitas Sains Malaysia.
Mereka harus bersabar ketika keberangkatannya mesti ditunda karena Malaysia saat ini masih belum menerima kedatangan Warga Negara Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Nurul saat diwawancara Gantovia WhatsApp, Jumat (3/9).
"Karena Malaysia masih closed border akibat Covid-19, jadi kami tidak punya akses masuk kesana," ujarnya.
Berbeda dengan Quratul dan Nurul, ditundanya keberangkatan Ridhatul Fadhli ke University of Pennsylvania dikarenakan bulan lalu Ia dan keluarganya sedang berduka dan sempat positif Covid-19. Hal ini diungkapkannya saat diwawancara Ganto via WhatsApp, Jumat (3/9).
Terkait masalah yang dihadapi Fadhli, UNP memberikan solusi dengan mengundurkan jadwal keberangkatannya.
"Alhamdulillah kampus memberikan solusi untuk pengunduran tanggal berangkatnya ke semester depan," katanya.
Terkait kampus tujuan, Quratul dan Nurul tetap akan melaksanakan studi di kampus tujuan yang sama. Sedangkan Fadhli, ada kemungkinan ia harus memilih ulang kampus tujuannya.
"Kemungkinan harus milih (kampus tujuan) ulang. Yang pasti ada untuk semester besok adalah universitas yang nggak bisa tahun ini. Kemungkinan kampus yang dipilih nanti antara di Singapura atau Kanada," jelas Fadhli.
Komentar (0)