Festival Mahasiswa Baru dan Pelajar Indonesia (FMBPI) yang dilaksanakan Sejuta Cita menghadirkan Najwa Shihab sebagai pemateri dengan tema "Mahasiswa Berani Berkarya: Memajukan Negeri dengan Kreasi, Dedikasi, dan Kontribusi" melalui platform Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube, Sabtu (28/8).
Dari materinya, Najwa menjelaskan bahwa mahasiswa harus mencari tahu dan peduli pada isu-isu negeri, ikuti perkembangan, dan jangan salah kaprah melihat politik. Terkadang kata politik membuat anak muda alergi dan sesuatu yang harus dijauhi, padahal itu adalah persepsi yang harus diperbaiki.
"Politik bukan cuman rame-rame rebutan kursi, tapi politik itu adalah sebuah kebijakan yang akan berpengaruh kepada kehidupan kita sehari-hari. Mungkin saja kita merasa tidak mau berurusan dengan politik, tapi percayalah bahwa politik akan mempengaruhi segala sisi kehidupan kita," jelasnya.
Selain itu, Ia menambahkan bahwa mahasiswa adalah sebuah harapan yang harus berani bersuara dan jangan pernah mau ditakut-takuti, dibungkam, dan mudah dipengaruhi oleh siapapun.
"Berani bicara adalah salah satu yang didapatkan kalau kita berani untuk melatih kemampuan dengan cara menulis dna berdiskusi. Karena kalau bukan mahasiswa yang melakukan, siapa lagi yang akan berani melawan adanya kesewenang-wenangan," paparnya.
Sejalan dengan itu, Najwa juga mengatakan kalau tugas penggerak perubahan dan orang-orang yang berani bersuara dia harus melawan persepsi-persepsi yang salah kaprah dari orang lain.
"Jika kita ditentang, itu adalah hal yang wajar. Justru kita harus memperbaiki argumen dan belajar bagaimana membuat orang bereaksi atas ide kita. Yakinlah apa yang kita perjuangkan dan pahami apa yang ditentang oleh orang lain."
Komentar (0)