Webinar yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Jakarta (UIJ) mengahadirkan Narasumber CEO & COACH HR Academy, Wulan dengan tema "Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Milenial di Era Digital Untuk Indonesia yang Kreatif, Inovatif, dan Maju" via Zoom Meeting, Sabtu (28/8).
Dalam materinya, ia menjelaskan mengenai "Tantangan Milenial di Era Society 5.0".
"Society 5.0merupakan sebuah masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi dan teknologi dengan menyelesaikan masalah melalui sistem yang mengintegrasikan dunia maya dan ruang fisik," jelasnya
Wulan menambahkan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui masyarakat untuk sampai pada erasociety 5.0. Mulai dari masyarakat pemburu dan pengumpul, masyarakat pertanian, masyarakat industri, masyarakat informasi, dan masyarakat pintar, terangnya.
Lebih lanjut Wulan menjelaskan perbedaan karakteristik antara revolusi industri 4.0 dengansociety 5.0dari segi teknologi.
"Karakteristik revolusi industri 4.0 itu ditandai dengan kehadirandisruptive technologyyang hadir begitu cepat sehingga memberi ancaman bagi industri raksasa. Sedangkan karakteristiksociety 5.0itutechnology based,jadi banyak teknologi canggih, robot,drown, computerdanbigdata.
Sejalan dengan itu, Wulan juga mengatakan ada beberapakemampuanyang harus dikembangkan untuk menghadapisociety 5.0.Di antaranya, yaitu penyelesaian masalah,berpikir kritis, kreativitas,kepemimpinan,kolaborasi, kecerdasan emosional, dan negosiasi.
Wulan juga mengatakan bahwasociety 5.0bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia bukan untuk meningkatkan kekuatan teknologi.
"Manusia yang akan menguasai teknologi, bukan teknologi yang menguasai manusia." Tutupnya.
Komentar (0)