Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan pertemuan virtual dalam rangka Serah Terima Mahasiswa Program Pengalaman Lapangan/Asistensi Mengajar Merdeka Belajar dan Kampus Mengajar (MBKM)/PLK/PLP Periode Juli – Desember 2021 ke sekolah mitra melalui platform Zoom Meeting dan Streaming Youtube melalui akun Youtube UNP Vidio Streaming, Rabu (21/7).
Acara tersebut dihadiri Rektor UNP, Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat beserta jajarannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota, jajaran sivitas UNP dan sekolah yang telah bermitra dengan UNP serta mahasiswa yang mengikuti PLK dan PLP periode Juli-Desember 2021.
Kepala Pusat PPL Dr. Sukari, M.T menyampaikan bahwa berdasarkan peraturan Mentri dan Undang-Undang serta Peraturan Rektor nomor: 02 tahun 2021 tanggal 15 Maret 2021 tentang Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka di UNP maka kegiatan yang biasa disebut PLK, sekarang berubah menjadi Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan atau Asistensi Mengajar Merdeka Belajar dan Kampus mengajar (ASMBKM).
"Pelaksanakaan kegiatan ASMBKM ini dimulai dari hari ini, 21 Juli – 20 Desember 2021," ujarnya.
Lanjutnya, selama 6 bulan disekolah Mitra, ada sembilan tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan mahasiswa. Diantaranya:
1. Pemecahan masalah (problem Solving) – observasi sekolah mitra.
2. Kreatibitas dan keinovasian (creativity and innovation) – kualitas lembar kegiatan.
3. Kepemimpinan pembelajaran (Leadership in teaching practice) – manajemen sekolah mitra.
4. Pengembangan diri berkelanjutan (Suatainable self development) – kualitas ekstra kurikuler sekolah mitra.
5. Adaptasi teknologi (Technology adaptation) – kualitas penyusunan media pembelajaran.
6. Program Pengenalan Lapangan (PPL1) – kualitas penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (Learning resources management).
7. Program Pengenalan Lapangan (PPL2) – kualitas pembelajaran terbimbing.
8. Program Pengenalan Lapangan (PPL3) – kualitas pembelajaran mandiri.
9. Komunikasi lisan dan tulisan – laporan ASMBKM.
"Tidak ada perubahan yang signifikan dari tahapan-tahapan ini, hanya saja dia berbentuk Konversi atau rekognisi atau penghargaan," jelasnya.
Selanjutnya, Ketua PPL tersebut melaporkan untuk jumlah mahasiswa yang dilepas pada periode Juli – Desember ini sebanyak 3.567 yang tersebar di 14 Provinsi dengan 807 sekolah bermitra yang berasal dari 2 kementrian, yakni kementrian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi serta Kementrian Agama. Untuk melaksanakan kegiatan ASMBKM, harus memenuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan kebijakan pemerintah setempat.
"Kami tidak mengatur secara detail apakah tiga model pelaksanaan pembelajaran ini dilaksanakan secara daring, luring atau elektronik file. Kami serahkan ke sekolah mitra," tutupnya.
Komentar (0)