Seorang mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) berinisial VR dinyatakan hilang saat melaksanakan Kuliah kerja Nyata (KKN) di Daerah Tampuniak, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Selasa (13/7).
Dari informasi yang didapat Ganto, Orang tua korban sempat mengunjungi rumah Ketua tim KKN berinisial FDP untuk menanyakan anaknya karena VR tak kunjung pulang. Namun FDP menjelaskan bahwa pada saat itu korban tidak hadir mengikuti KKN bersama dengan tim KKN daerah Tampuniak.
"Dia (korban) meminta izin ke orang tuanya untuk pergi KKN, tetapi nyatanya VR tidak datang ke lokasi KKN," ujar FDF saat di hubungi Ganto melalui Video Call Whatsapp, Minggu (18/7).
Dalam pemaparannya, FDP mengatakan bahwa kondisi orang tua korban dalam keadaan menangis saat menghampirinya, bahkan saudara korban sempat pingsan saat adiknya tak kunjung pulang.
Berdasarkan pengakuan orang tua VR kepada FDP, pada hari selasa tersebut, tepatnya pukul 10.00 WIB, korban meminta izin kepada orang tuanya untuk pergi KKN, namun pada pukul enam sore, terdapat pesan masuk dari VR yang berisikan permohonan maaf dari sang pelaku yang telah melarikan VR.
"Maaf pak buk, mungkin bapak ibuk tidak setuju, VR Chandra (pelaku) larian diam-diam" ujar FDF yang memang mebaca langsung isi pesan tersebut.
Lebih lanjut FDP menjelaskan bahwa Chandra ini adalah seorang dukun yang pernah mengobati orang tua korban dan menjadi tersangka pelaku hilangnya VR.
Namun setelah pesan itu terkirim, lanjut FDP, ponsel korban sudah tidak aktif lagi. Tetapi keesokan harinya, ponsel korban sempat aktif dan membaca pesan grup dan pesan-pesan yang dikirimkan ketua tersebut. Namun, hanya sekedar dibaca tanpa adanya balasan, hingga ponsel itu kembali tidak aktif.
Setelah itu FDP mengkonfirmasi kepada keluarga korban bahwa ponsel korban sempat aktif beberapa saat, di saat yang sama, adik VR mengatakan bahwa lokasi korban sudah terlacak berada di Kerinci.
Namun hingga saat berita ini dirilis 5 hari setelah kejadian korban dinyatakan hilang, masih belum diketahui dimana korban dan pelaku berada.
Komentar (0)