Puluhan pemuda yang mengatas namakan Kesatuan Aksi Rakyat Muda Indonesia (KARMI) melaksanakan aksi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Senin (5/7).
Aksi ini awalnya dilaksanakan di depan kantor DPRD Sumbar dan dilanjutkan di dalam kantor DPRD Sumbar untuk melakukan mediasi dengan anggota DPRD.
Aksi ini dilatarbelakangi oleh adanya ketimpangan-ketimpangan hukum dan keresahan masyarakat akan adanya aturan-aturan yang tidak pro rakyat.
Al Mukholis Siagian selaku koordinator aksi menyampaikan enam tuntutan aksi. Dia mengatakan bahwa, enam tuntutan ini dirangkumkan dari seluruh permasalahan yang ada.
"Kami memiliki enam tuntutan dalam hal seluruh permasalahan di negeri ini," ujarnya.
Menjawab hal itu, salah satu Anggota DPRD Komisi II menyampaikan bahwa tuntutan yang disampaikan tersebut akan diterima dan disalurkan ke pusat.
"Karena sumber pengambil kebijakan atau keputusan itu dari pusat, kita tidak bisa membuat kebijakan dan lain sebagainya, kecuali hanya menyalurkan informasi ini atau menyalurkan apa yang menjadi tuntutan adik-adik mahasiswa untuk bisa sampai kepada presiden," jawabnya.
Lebih lanjut Al Mukholis juga menyampaikan harapannya kepada anggota DPRD.
"Kami harap bahwasanya tuntutan kami ini tidak hanya di dengarkan tetapi ditindak lanjuti langsung, kita juga memiliki kawan-kawan yang lebih banyak dari ini agar saja mereka percaya tuntutan ini disampaikan," tutupnya.
Komentar (0)