Aksi damai penolakan kehadiran Nagari Mart yang berafiliasi dengan Alfamart di Sumbar oleh Aliansi Pedagang Ritel, Grosir dan Pasar Sumatera Barat (Sumbar) diadakan di depan gerbang Kantor Gubernur Sumbar, Senin (7/6).
Berdasarkan pantauan Ganto massa mulai bergerak pukul 11.00 WIB, para peserta aksi berdiri menyampaikan aspirasinya tepat di depan gerbang Kantor Gubernur Sumbar dengan membawa berbagai spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap pendirian Nagari Mart. Aksi itu juga dikawal dari dalam oleh pihak kepolisian.
Tak lama berselang, utusan dari kantor gubernur datang untuk menemui para pedemo dan mengatakan akan menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh peserta aksi.
Namun, berdasarkan dialog yang terjadi terlihat sejumlah massa merasa keberatan serta tidak menerima apa yang disampaikan oleh utusan dari kantor gubernur itu. Karena merasa tidak dapat menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh peserta aksi, utusan dari kantor gubernur kembali masuk.
Para peserta aksi mengharapkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah maupun wakilnya Audy Joinaldy untuk menemui dan menampung semua aspirasi mereka, namun sampai waktu sholat dzuhur Gubernur maupun Wakil Gubernur belum juga menemui para peserta aksi.
Saat diwawancarai, Sepriadi selaku Ketua Umum Aliansi Pedagang Sumbar menyampaikan akan mendatangkan semua anggota Aliansi Pedagang Sumbar. "Jika Gubernur maupun Wakil Gubernur tidak menanggapi aspirasi kami, selanjutnya kami akan mendatangkan massa yang lebih banyak lagi, dan kami juga memiliki tujuh ribu anggota yang tergabung dalam Aliansi Pedagang dari seluruh Sumatera Barat," ujarnya.
Ia juga mengatakan akan melaksanakan aksi lanjutan jika aksi pertama ini tidak ditanggapi. "Kalau aspirasi kami tidak ditanggapi, selanjutnya kami akan kembali mengadakan aksi ke Kantor Bupati Padang Pariaman dan di dua lokasi Nagari Mart yang berada di Lubuk Alung dan Batang Anai dengan jumlah massa yang lebih banyak," tegasnya.
Komentar (0)