Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPT PKK) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengadakan Job Fair secara virtual dari tanggal 8 sampai 10 April 2021 melalui platform Zoom Meeting.
Ketua UPT PKK, Dra. Asmar yulastri, M.Pd., Ph.D., mengatakan bahwa Job Fair ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksankan oleh UNP melaui UPT PKK. Menurut Asmar pada tahun sebelumnya kegiatan Job Fair dilaksanakan secara tatap muka namun, pada tahun ini dilaksanakan secara daring karena wabah pandemi.
"Mengingat kondisi saat ini adanya wabah pandemi," ujarnya, kamis (8/4).
Yulastri mengatakan, selain dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Repuplik Indonesia (RI), kegiatan Job Fair ini juga diikuti oleh puluhan instansi dan perusahaan yang akan melaksanakan rekrutmen kerja, beberapa lembaga penyalur beasiswa, dan ribuan pencari kerja yang bukan hanya mahasiswa UNP, tapi dari seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, Yulastri mengatakan bahwa tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menjawab tantangan sulitnya para lulusan perguruan tinggi mencari pekerjaan saat ini. "Dalam pandemi Covid-19 pencari kerja minim kesempatan dalam mendapatkan pekerjaan" tuturnya.
Terakhir, Yulastri menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempertemukan para pencari kerja dengan penyedia lapangan pekerjaan, namun juga memberikan kesempatan kepada para lulusan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., dalam sambutannya melalui video yang ditayangkan di Zoom Meeting, mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi semua pihak yang berpartisipasi untuk menyukseskan Job Fair ini.
"kami menyampaikan apresiasi kepada seluru perusahaan instansi, badan-badan usaha yang ikut mensponsori kegiatan ini," ujarnya.
Sementara Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansyarullah, S.Pd., juga menyampaikan bahwa ia menyambut baik gagasan yang dilakukan UNP dan berharap universitas dan perguruan tinggi lain juga dapat melakukan hal yang sama.
"Mencari terobosan dan ide-ide dalam rangka untuk meringankan beban yang dialami oleh pemerintah," tambahnya.
Selanjutnya, Dr. Dra. Hj. Ida Fauziah, M.Si., selaku Menaker RI mengatakan, pandemi berkontribusi dalam penambahan jumlah pengangguran di Indonesia, oleh sebab itu dengan diadakannya Job Fair ini, dapat mengurangi jumlah pengangguran termasuk para lulusan pendidikan tinggi.
Terakhir, ia mengatakan bahwa Menaker telah membuat nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan menghimpun kawasan industri dalam melakukan penempatan tenaga kerja yang telah lulus.
Komentar (0)