Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan vaksinasi bagi seluruh Tenaga Pendidik (tendik) dan Dosen di Gedung Auditorium, Kamis (25/3). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari sejak Rabu (24/3).
Terlihat sejumlah tenaga kesehatan dari Unit Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang beserta dosen dan Tendik yang akan divaksin berada di Gedung Auditorium sejak pukul 08.30WIB.
Pada hari kedua yang di vaksinasi, sejumlah dosen dan tendik dibagi per fakultas. Diantaranya Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Bahasa dan Seni, dan Fakultas Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam. Sementara itu, pada hari pertama, Rabu (24/3), vaksinasi dilakukan pada dosen dan tendik dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, Fakultas Ilmu Sosial serta Pasca Sarjana.
Yeni, salah seorang dari Tenaga Kesehatan Kota Padang menuturkan bahwa jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Dilansir dari cnnindonesia.com vaksin berjenis inactivated vaccine atau virus mati ini berasal dari China dan memerlukan beberapa dosis dari waktu ke waktu untuk memperoleh imunitas yang berkelanjutan dalam melawan virus.
Dosen Jurusan Sastra Indonesia Prof. Haris Effendi Thahar, merupakan salah satu dosen yang baru saja selesai divaksin mengungkapkan, vaksinasi yang dilakukan selama dua hari ini merupakan vaksin dosis pertama.
"Vaksin ini dilakukan dua kali. Untuk selanjutnya akan diberikan (vaksin dosis kedua) 28 hari lagi setelah divaksin dosis pertama," ucapnya.
Selepas divaksin, Haris mengungkapkan jika Ia tidak merasakan reaksi dari efek samping vaksin tersebut.
Vaksinasi yang dilakukan oleh UNP terhadap seluruh dosen dan tendik ini merupakan upaya UNP untuk mempersiapkan perkuliahan tatap muka. Ini sendiri diungkapkan Haris saat diwawancarai Ganto.
"Seluruh dosen dan tendik divaksin, jadi ada kekebalan sehingga bisa kuliah tatap muka. Mahasiswa nantinya tidak perlu khawatir lagi," ungkapnya.
Komentar (0)