Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengadakan program Visiting Professor yang kali ini diadakan untuk Mata Kuliah Penelitian Pendidikan, melalui platform Zoom Meeting, Selasa (23/3).
Visiting Professor ini diikuti oleh seratus partisipan yang terdiri dari Mahasiswa Jurusan PLS yang mengambil Mata Kuliah Penelitian Pendidikan, baik itu penelitian pendidikan 1 maupun penelitian pendidikan 2, Dosen Pengampu Mata Kuliah Penelitian Pendidikan, Ketua Jurusan PLS, dan Civitas Akademika PLS, serta juga dihadiri oleh Ketua Jurusan PLS dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Mintarsih Arbarini.
Prof. Dr. Fakhruddin, M.Pd., dari UNNES selaku pemateri menjelaskan materi berjudul "Penelitian dan Pengembangan." Dalam penjelasannya, Fakhruddin mengatakan bahwa dalam dunia pendidikan, temuan dan inovasi sangat dibutuhkan guna pengembangan dalam pelaksanaan pendidikan, sehingga model yang digunakan dalam belajar nantinya akan lebih efektif dan efisien. "Temuan-temuan itu dalam dunia pendidikan sangat diharapkan," ujarnya.
Selanjutnya, Ia juga mengatakan bahwa dalam lingkup pendidikan luar sekolah, penelitian yang dilakukan tidaklah harus formal. "Penelitian itu tidak harus formal sekali, apalagi PLS," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu Dosen Pengampu Mata Kuliah Penelitian Pendidikan, Prof. Dr. Solfema, M.Pd., menjelaskan, penelitian pengembangan itu adalah penelitian yang simpel. "Dikaji, lahirkan produk, uji, dan evaluasi, baik itu produk yang baru atau revisi dari produk lama," ujarnya ketika menjelaskan alur atau tahapan dalam penelitian dengan jenis pengembangan.
Terakhir, Ia juga mengatakan bahwa program Visiting Professor untuk Mata Kuliah Penelitian Pendidikan akan diadakan sebanyak tiga kali atau tiga minggu pertemuan. "Minggu pertama penelitian pengembangan, kemudian Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan Penelitian Kualitatif," paparnya.
Komentar (0)