Kuota data internet Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mulai disalurkan pada Kamis (11/3). Dilansir dari ganto.co, Mendikbud Nadiem Anwar Makarim memaparkan dalam live streaming Channel Youtube Kemendikbud RI, Senin (1/3), tahap penyaluran bantuan kuota ini berlangsung dari tanggal 11-15 setiap bulannya dan berlaku selama 30 hari sejak penerimaan kuota.
Berdasarkan situs web resmi Bantuan Kuota Data Internet 2021 https://kuota_belajar.kemedikbud.go.id/, bantuan kuota ini merupakan paket akses all network dengan pembatasan akses pada situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, TWITTER, INSTAGRAM, FACEBOOK, dan TIKTOK.
Adapun rincian bantuan kuota ini diantaranya; untuk peserta didik jenjang PAUD sebsesar 7 GB/bulan, peserta didik jenjang pendidikan Sekolah Dasar dan menengah sebesar 10 GB/bulan, pendidik jenjang PAUD, pendidikan dasar dan menengah sebesar 12 GB/bulan, dosen dan mahasiswa sebesar 15 GB/bulan.
Nurdiani Fauziah mahasiswa Tenik Pertambangan tahun masuk 2017 mengungkapkan suka citanya setelah mendapatkan bantuan kuota Kemendikbud ini. "Di tengah pandemi ini Kemendikbud menyediakan kuota belajar bagi mahasiswa tentunya sangat membantu dalam menjalankan perkuliahan," ungkapnya kepada Ganto melalui WhatsApp, Kamis (11/3).
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bantuan kuota ini akan dipergunakannya untuk mengakses internet mencari literatur-literatur penunjang dalam penyusunan tugas akhirnya," selain itu juga untuk bimbingan secara virtual dengan dosen pembimbing," jelasnya.
Nurdiani berharap bantuan kuota ini terus berlanjut mengingat sulitnya memperoleh kuota secara pribadi pada saat sekarang ini (pandemi). Lain halnya dengan Helio Gina Febriandika mahasiswa Teknik Pertambangan tahun masuk 2017, mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan kuota lagi setelah bantuan kuota tahap satu pada September 2020. Menurutnya, sejak bantuan kuota tahap satu dirinya belum pernah mengganti nomor Handphone.
Menjawab hal tersebut, sebelumnya Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bagi yang mengganti nomor handphone atau belum menerima bantuan kuota sebelumnya bisa melapor kepada pimpinan satuan pendidikan sebelum bulan April 2021 untuk penerimaan kuota pada bulan April 2021.
Komentar (0)