Plafon Gedung Terpadu B Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) lantai tiga runtuh akibat hujan deras yang disertai petir mengguyur Kota Padang pada Selasa siang (2/3).
Hal tersebut terjadi karena plafon tidak kuat untuk menahan tekanan air hujan yang menggenang di atasnya.
Kerusakan yang ditimbulkan akibat runtuhnya plafon ini cukup parah. Terlihat Plafon Gedung Terpadu B berlubang cukup besar. Selain itu, serpihan-serpihan runtuhan plafon juga terlihat berserakan di lantai gedung.
Selain itu, Mahasiswa Jurusan Ilmu Agama Islam Anisa maulidani, yang kebetulan sedang berada di lokasi saat kejadian berlangsung mengatakan, mahasiswa yang mendengar suara runtuhan plafon tersebut langsung berlarian ke luar. "Iya orang-orang yang ada di Gedung B keluar semua," ujarnya ketika di wawancarai Ganto.
Dilansir dari berita yang pernah terbit di ganto.co, pada Februari 2018 lalu, kejadian yang sama juga pernah terjadi. Saat itu runtuhnya plafon terjadi pada malam hari. Faktor penyebabnya juga sama, yaitu genangan air hujan pada plafon yang diakibatkan oleh bocornya atap gedung.
Selain runtuhnya Plafon Gedung Terpadu B, hujan yang tak kunjung reda juga membuat Kampus UNP yang berlokasi di Air Tawar Barat tergenang air di beberapa titik.
Komentar (0)