Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan program Kampus Mengajar angkatan pertama 2021 secara virtual melalui live streaming Youtube Kemendikbud RI, Selasa (9/2).
Nadiem Anwar Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI menyampaikan bahwa pandemi merupakan tantangan yang muncul ditengah upaya untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia, khususnya bagi siswa dan siswi Sekolah Dasar.
"Saya mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk beraksi dan berkolaborasi selama 12 minggu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan), sekaligus mengasah kepemimpinan, kematangan emosional dan kepekaan sosial. Saya berharap untuk setiap mahasiswa memberikan kontribusi terbaik," ujarnya.
Rionald Silaban, Direktur Utama LPDP menyampaikan, program ini ditujukan agar mahasiswa lebih memahami dunia nyata baik terkait dunia kerja maupun kondisi sosial masyarakat Indonesia.
"Diharapkan kepada para mahasiswa ini nanti setelah lulus mampu menjadi bagian dari solusi atas segala permasalahan bangsa. Khusus untuk program kampus mengajar ini besar harapan kami penerima beasiswa ini akan dapat memberikan kontribusi atas pemasalahan yang dihadapi dunia pendidikan akibat dari Pandemi Covid-19," tuturnya.
Selanjutnya Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam menyampaikan, bahwa Kampus Mengajar membuka ruang bagi mahasiswa untuk mendarmabaktikan kecakapannya, pengetahuannya dan membantu para siswa dan siswi Sekolah Dasar yang sedang kesulitan melaksanakan pendidikannya.
"Program kampus mengajar berupa memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mengaktualisasikan semangatnya, keinginannya untuk menjadi pendidik dengan cara mengajar para siswa di tingkat pendidikan Sekolah Dasar di lingkungan para mahasiswa sekalian," ujarnya.
Komentar (0)