Dalam rangka ulang tahun ke-57, Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan webinar dengan tema "Tantangan dan Peluang Seni Rupa & Desain di Masa Pandemi", dengan menghadirkan pemateri Bupati Kerinci sekaligus Alumni Seni Rupa UNP, melalui Zoom Meetting dan Kanal YouTube, Kamis (5/11).
Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan bahwa pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap aktivitas seni, desain, dan kegiatan kesenian lainnya. Para pelaku seni bisa saja mati dalam melakukan kegiatan berkesenian jika tidak pandai memeriksa dan beradaptasi di tengah pandemi ini.
Adirozal mengajak para pelaku seni untuk bisa beradaptasi dengan teknologi terlebih pada situasi sekarang ini. Ia juga mengatakan orang seni rupa harus pandai memeriksa keadaan.
"Saat seni musik dan seni-seni lain telah pulih kembali, tetapi seni rupa dan desain jika tidak bisa mensiasati dengan baik, maka dampaknya kita adalah paling akhir dalam hal ini," tutur Adirozal.
Bupati Kerinci tersebut menyampaikan bahwa kegiatan berkesenian harus tetap hidup dalam berbagai situasi. Pelaku seni bisa memanfaatkan situasi dan teknologi agar tetap berkesenian di tengah pandemi ini.
Adirozal juga memaparkan, kegiatan yang bisa dilakukan bagi penggiat seni adalah melakukan pelatihan daring, melaksanakan pameran virtual serta melakukan pembelajaran daring.
Adirozal terus mengajak para pelaku seni untuk tidak mati berkesenian di tengah pandemi ini. "Seniman itu memiliki pemikiran kreatif, jangan pernah mati berkreativitas karena berbagai tantangan, justru kita makin berkembang karena adanya tantangan-tantangan," tutup Adirozal.
Selain Bupati Kerinci, Jurusan Seni Rupa UNP juga menghadirkan Guru Besar Jurusan Seni Rupa Universitas Makassar Sofyan Salam dan Guru Besar Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB Yasraf Amir Piliang.
Komentar (0)