Rapat Senat Terbuka dalam rangka memperingati dies natalis ke-66 Universitas Negeri Padang (UNP) diadakan secara virtual melalui streaming Youtube UNP, Jumat (23/10).
Prof. Ganefri, P. hD. selaku rektor Universitas Negeri Padang memberikan sambutan serta pidato dalam acara virtual ini. Rektor UNP menjelaskan bahwa pandemi virus memberikan dampak besar terhadap sektor pendidikan tinggi. Dalam melakukan adaptasi untuk keberlanjutan pendidikan perguruan tinggi UNP juga menyiapkan skenario agar penyelenggaran kegiatan tetap produktif, berkinerja, dan kesehatan warga UNP tetap terjaga.
"Skenario tatanan baru UNP mengacu kepada beberapa aspek, yaitu tetap berusaha mengatasi penyebaran Covid-19 dengan tetap patuh, menganut fleksibilitas dan pengelolaan kegiatan akademik, fokus melakukan riset untuk kebaharuan, dan peningkatan mutu dan layanan." ujar Ganefri.
Irwan Prayitno selaku Gubernur Sumatera Barat juga memberikan sambutan dalam acara ini, beliau menyampaikan perkembangan pembangunan dan pendidikan Universitas Negeri Padang di lima tahun terakhir sangat luar biasa.
Rapat senat terbuka ini dihadiri juga Mentri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD selaku orator ilmiah dalam acara ini. Mahfud menyampaikan tujuan bernegara adalah menjaga integrasi kemudian mencerdaskan kehidupan bangsa, lalu memajukan kesejahteran umum, dan melaksanakan ketertiban dunia.
Adapun kegiatan lain dari acara ini, yaitu penandatangan dokumen MoU oleh Rektor UNP dan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), kemudian penandatangan MoU antara UNP bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta pemberian penghargaan kepada dosen UNP sebagai penyelenggaraE-learning terbaik oleh Dr. Refnaldi, M.Litt. selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik.
Akhir kegiatan ini ditutup oleh Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi selaku Ketua Senat Universitas Negeri Padang.
"Dengan mengucapkan alhamdulillah, Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-66 Jumat 23 Oktober 2020, resmi ditutup" ujarnya mengakhiri acara tersebut.
Komentar (0)