Universitas Negeri Padang (UNP) kembali melansungkan rapat wisuda virtual yang dilaksanakan kedua kalinya pada masa pandemi ini. Rapat wisuda periode 120 hari kedua ini diadakan secara virtual dan dihadiri terbatas oleh sejumlah sivitas akademika di Gedung Hospitality Center UNP, Sabtu (26/9).
Rapat wisuda periode ke-120 ini berlansung selama dua hari sejak Jumat (25/9) dan Sabtu. Total jumlah wisudawan yang dilantik sebanyak 1763 orang yang terdiri atas program diploma, sarjana, S1 dan D-IV kependidikan, S1 dan D-IV non kependidikan, program profesi konselor, magister, dan doktor.
Sementara itu, sebanyak 875 orang wisudawan dilantik pada hari kedua. Terdiri dari D-III sebanyak 151 orang, program S1 dan D-IV kependidikan sebanyak 460 orang, dan program sarjana dan D-IV non kependidikan sebanyak 264 orang.
Dalam orasi ilmiahnya, Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., mengungkapkan perlunya spirit perubahan dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang berdampak besar pada dunia pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa UNP telah telah melakukan metode pembelajaran yang wajib dilaksanakan secara daring untuk mata kuliah teori dan praktik secara virtual reality. Oleh karena itu, tidak dipungkiri terdapatculture shock dalam menerima perubahan baru tersebut.
"Beberapa kendala muncul dari sistem perkuliahan maupun agenda penelitian dan pengabdian yang dilaksanakan dosen dan mahasiswa. Salah satu tantangan pertama yaitu dari segi persiapan yang dilakukan dosen dan mahasiswa," ungkapnya.
Dalam rapat wisuda yang dilaksanakan secara virtual ini, Ganefri meminta kepada wisudawan untuk berdiri di depan kamera masing-masing didampingi oleh orang tua, suami atau isteri yang mewakili rektor dalam memindahkan jambul toga wisuda.
Ganefri berharap kepada para lulusan wisudawan agar dapat menjaga nama baik almamater serta menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan bermasyarakat dan mengamalkan nilai-nilai pancasila.
Komentar (0)