Lima orang perwakilan mahasiswa Sumater Barat (Sumbar) melakukan aksi penyegelan kantor Gubernur lantaran tidak dapat bertemu dengan Gubernur Sumbar, Kamis (29/4). Penyegelan ini dilakukan setelah lima mahasiswa tersebut memperoleh persetujuan Polresta Padang selaku pengawal aksi dalam memperingati Hari Tani Nasional.
Alwi Askar selaku Juru Komando Polresta Padang yang mengawal aksi pada hari itu mengatakan bahwa Gubernur pada saat itu tidak berada di tempat.
Dalam aksi tersebut, salah seorang perwakilan mahasiswa menyampaikan rasa kecewanya lantaran tidak dapat bertemu Gubernur Sumbar pada hari itu .
"Kami sangat kecewa sekali dikarenakan kami sebagai rakyat harus mengemis aspirasi kepada beliau. Dan Saya nyatakan pada hari ini bahwasanya BEM Sumatera Barat akan kembali dengan masa yang lebih banyak dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," Ujar salah seorang peserta aksi.
Dalam penyegelan di depan kantor Gubernur tersebut bertuliskan keterangan "Gubernur Sumbar Bolos".
Komentar (0)