Dalam Beasiswa Unggulan ini sendiri, UNP berencana akan mengadakan gelombang yang kedua, yang mana mekanismenya akan dijelaskan kedepanya. Sedangkan untuk gelombang yang pertama ini didapatkan dua orang mahasiswa yang memperoleh Beasiswa Unggulan dan satu mendapatkan bantuan uang kuliah, dan satu lagi belum bisa diambil keputusan. Karena masih dalam proses pembahasan.
Yushamdi selaku BAK UNP dalam diskusi ini juga menjelaskan bahwa permasalahan terjadi karena dari persyaratan Beasiswa Unggulan banyak yang tidak dipenuhi peserta, seperti nilai TOEFL serta administrasi. Sedangkan mengenai IK yang dijanjikan beasiswa oleh rektor, Yushamdi menjelaskan ini terjadi saat serah terima dan pelantikan Ormawa. Yang mana rektor menjanjikan kepada aktifis yang wisuda tepat waktu akan diberikan beasiswa.
Untuk tujuh poin penting yang dihasilkan dalam diskusi ini adalah, terdapat tiga peserta yang telah pasti memperoleh beasiswa karena telah memenuhi persyaratan, didiskualifikasinya dua peserta karena memang tidak memenuhi syarat, satu peserta masih dalam pertimbangan, adanya kesalahan dalam membuat data, standar passing grade skor TOEFL 440, akan dipertimbangkan beasiswa gelombang kedua, yang terakhir akan ada pengumuman pihak seleksi Beasiswa Unggulan mengenai hasil perubahan beasiswa.
Komentar (0)